10 Keutamaan Kaum Anshar

  • Bagikan
5162b8d6 masjid nabawi tempat tokoh kaum anshar dakwah.id

10 Keutamaan Kaum Anshar

Islami Kaum Anshar adalah penduduk Madinah—saat itu bernama Yatsrib— yang yang beriman dan menerima kehadiran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabatnya yang hijrah bersama beliau, saling berbagi dengan mereka dalam hal tempat tinggal dan harta, serta turut serta berjihad bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Disebut Anshar karena mereka berposisi sebagai penolong. Penolong bagi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabatnya yang berhijrah ke Madinah. Perjuangan kaum Anshar dalam membantu Rasulullah dalam membangun masyarakat Islam Madinah tak layak diabaikan begitu saja.

Kaum ini memiliki keutamaan dan kelebihan yang tidak terhitung banyaknya. Mereka termasuk umat terbaik Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Ciri khas yang paling menonjol pada kaum yang dimuliakan oleh Allah subhanahu wata’ala dan Rasul-Nya ini terletak pada sifatnya yang selalu itsar, yakni mendahulukan orang lain meski mereka sedang dalam keadaan membutuhkan.

Allah subhanahu wata’ala berfirman,

وَالَّذِيْنَ تَبَوَّءُو الدَّارَ وَالْاِيْمَانَ مِنْ قَبْلِهِمْ يُحِبُّوْنَ مَنْ هَاجَرَ اِلَيْهِمْ وَلَا يَجِدُوْنَ فِيْ صُدُوْرِهِمْ حَاجَةً مِّمَّآ اُوْتُوْا وَيُؤْثِرُوْنَ عَلٰٓى اَنْفُسِهِمْ وَلَوْ كَانَ بِهِمْ خَصَاصَةٌ ۗوَمَنْ يُّوْقَ شُحَّ نَفْسِهٖ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَۚ

Dan orang-orang (Anshar) yang telah menempati kota Madinah dan telah beriman sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka mencintai orang yang berhijrah ke tempat mereka. Dan mereka tidak menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa yang diberikan kepada mereka (Muhajirin); dan mereka mengutamakan (Muhajirin), atas dirinya sendiri, meskipun mereka juga memerlukan. Dan siapa yang dijaga dirinya dari kekikiran, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS. Al-Hasyr: 9)

Baca Juga :  Jual Mobil Bodong, Mantan Dewan Dan Oknum ASN Diamankan Polres Kepahiang

Sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sekaligus tokoh kaum Anshar yang paling masyhur antara lain:

  1. Saad bin Muadz radhiyallahu ‘anhu
  2. Saad bin Ubadah radhiyallahu ‘anhu
  3. Ubay bin Kaab radhiyallahu ‘anhu
  4. Muadz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu
  5. Usaid bin Khudhair radhiyallahu ‘anhu
  6. Al-Bara’ bin Ma’rur radhiyallahu ‘anhu
  7. As’ad bin Zurarah radhiyallahu ‘anhu
  8. Anas bin an-Nadhr radhiyallahu ‘anhu
  9. Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu
  10. Hasan bin Tsabit radhiyallahu ‘anhu
  11. Abdullah bin Amru bin Haram radhiyallahu ‘anhu
  12. Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhu
  13. Dan masih banyak lagi.

Keutamaan Kaum Anshar

Berikut ini beberapa keutamaan kaum Anshar yang termaktub dalam tulisan para ulama yang disarikan dari al-Quran dan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan telah didata oleh Syaikh Mahmud al-Mishri dalam bukunya Ashabu ar-Rasul Muhammad.

1. Allah subhanahu wata’ala yang menamai kaum Anshar dengan Anshar

Diriwayatkan dari Ghailan bin Jariri, ia berkata, “Aku berkata kepada Anas, ‘Apakah nama Anshar itu kalian yang menamakannya, atau Allah?’

Ia menjawab, ‘Allah lah yang menamai kami.’

Kami masuk menemui Anas, lalu ia menceritakan kepada kami keutamaan kaum Anshar, lalu ia menghadap kepadaku atau kepada seseorang dari Al-Azad, kemudian ia berkata, ‘Kaummu pada suatu hari telah melakukan ini dan ini.’ (HR. Al-Bukhari No. 3776)

2. Siapa yang mencintai kaum Anshar, maka Allah subhanahu wata’ala akan mencintainya

10 Keutamaan Kaum Anshar
10 Keutamaan Kaum Anshar 3

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَنْ أَحَبَّ الْأَنْصَارَ أَحَبَّهُ اللَّهُ، وَمَنْ أَبْغَضَ الْأَنْصَارَ أَبْغَضَهُ اللَّهُ

Baca Juga :  Rp20 Miliar Raib di Maybank, Ini Kronologi

Barang siapa mencintai kaum Anshar, maka Allah subhanahu wata’ala mencintainya. Dan barang siapa yang membenci kaum Anshar, maka Allah membencinya.” (HR. Ahmad dan Al-Bukhari dalam kitab Tarikh-nya. Dishahihkan oleh al-Albani dalam kitab Shahih al-Jami’ No.5953)

Dalam riwayat lain, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إِنَّ النَّاسَ يُهَاجِرُونَ إِلَيْكُمْ وَلَا تُهَاجِرُونَ إِلَيْهِمْ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ، لَا يُحِبُّ الْأَنْصَارَ رَجُلٌ حَتَّى يَلْقَى اللهَ إِلَّا لَقِيَ اللهَ وَهُوَ يُحِبُّهُ، وَلَا يُبْغِضُ الْأَنْصَارَ رَجُلٌ حَتَّى يَلْقَى اللهَ لَقِيَ اللهَ وَهُوَ يُبْغِضُهُ

Sesungguhnya orang-orang berhijrah kepada kalian dan kalian tidak berhijrah kepada mereka. Demi Dzat yang jiwaku berada dalam genggaman-Nya, tidaklah seseorang mencintai Anshar hingga ia bertemu dengan Allah, kecuali ia mendapati Allah dalam keadaan mencintainya. Dan tidaklah seseorang membenci Anshar hingga ia bertemu dengan Allah, kecuali ia mendapati Allah dalam keadaan membencinya.” (HR. Ahmad dan ath-Thabarani, dari al-Harits bin Ziyad. Dihasankan oleh al-Albani)

10 Keutamaan Kaum Anshar

3. Salah satu ciri keimanan adalah mencintai kaum Anshar

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

آيَةُ الإِيمَانِ حُبُّ الأَنْصَارِ، وَآيَةُ النِّفَاقِ بُغْضُ الأَنْصَارِ

Salah satu ciri keimanan adalah mencintai kaum Anshar, dan salah satu ciri kemunafikan adalah membenci kaum Anshar.” (Muttafaq ‘Alaih)

Dalam riwayat lain, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

لَا يُبْغِضُ الْأَنْصَارَ رَجُلٌ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ

Tidak akan membenci kaum Anshar, orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir.” (HR. Muslim; HR. Ahmad; HR. At-Tirmizi; HR. An-Nasa’i)

  • Bagikan