Besaran Tunjangan Fungsional PNS Setelah Jokowi Teken 4 Perpres

  • Bagikan
Gaji PNS Tak Naik pada 2021
Gaji PNS Tak Naik pada 2021

Jakarta — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan empat peraturan presiden (perpres) terkait Tunjangan Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil (PNS), yakni Perpres Nomor 3 Tahun 2021, Perpres Nomor 4 Tahun 2021, Perpres Nomor 5 Tahun 2021, dan Perpres Nomor 6 Tahun 2021.

Ditekennya keempat peraturan tersebut mengubah besaran tunjangan fungsional pembina teknis perbendaharaan negara dan tunjangan fungsional analis pengelolaan keuangan anggaran pendapatan dan belanja negara.

Selain itu, juga mengubah tunjangan PNS fungsional analisis perbendaharaan negara, serta tunjangan untuk jabatan fungsional pranata keuangan anggaran pendapatan dan belanja negara.

Baca Juga :  Dananya Cair, Ini Pengertian PIP, Sasaran, Besaran dan Cara Ceknya

1. Fungsional Pembina Teknis Perbendaharaan Negara

– Pembina Teknis Perbendaharaan Negara Penyelia sebesar Rp960 ribu;

– Pembina Teknis Perbendaharaan Negara Mahir sebesar Rp540 ribu;

– Pembina Teknis Perbendaharaan Negara Terampil sebesar Rp360 ribu

2. Fungsional Analis Pengelolaan Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara

– Analis Pengelolaan Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Ahli Madya dengan tunjangan sebesar Rp1,38 juta;

Baca Juga :  Bolehkah ibu hamil tidur miring ke kanan?

– Analis Pengelolaan Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Ahli Muda sebesar Rp1,1 juta;

– Analis Pengelolaan Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Ahli Pertama sebesar Rp540 ribu

3. Fungsional Analis Perbendaharaan Negara

– Pranata Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Penyelia tunjangannya sebesar Rp960 ribu;

– Pranata Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Mahir sebesar Rp540 ribu;

– Pranata Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Terampil sebesar Rp360 ribu

  • Bagikan