Fakta Awan Arcus yang Menyerupai Ombak Terjadi di Yogya

  • Bagikan
8cf94808 thumbnail video 14 169

Fenomena awan Arcus atau gelombang awan menyerupai ombak terjadi di sekitar Bandara Internasional Yogyakarta pada Jumat(15/1) siang.

Dalam beberapa tahun terakhir, awan Arcus terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Kemunculan awan itu cukup membuat kaget sejumlah masyarakat karena bentuknya yang tidak biasa.

Pendapat pun bermuncula dari sejumlah ahli fenomena alam, salah satunya dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menjelaskan awan arcus memunculkan bahaya.

Baca Juga :  5 Metode Pembelajaran di Masa Pandemi yang Cocok Ketika Belajar di Rumah

Berikut fakta-fakta awan Arcus yang membahayakan dikutip dari BMKG.

Bahaya untuk pesawat bisa tersambar petir

Peneliti Petir dan Atmosfer BMKG, Deni Septiadi mengatakan fenomena awan Arcus berbahaya bagi dunia penerbangan. Pesawat yang menerjang awan Arcus saat hendak mendarat atau lepas landas bisa mengalami turbulensi yang kuat. Bahkan, pesawat itu berpotensi tersambar petir.

Baca Juga :  Liverpool Dipermalukan Leicester 1-3

Sebab, awan Arcus yang merupakan jenis awan Cumuliform memiliki ciri pertumbuhan yang cepat, serta dapat menghasilkan angin puting beliung, petir, hujan ekstrem, hingga hujan es.

Meski berbahaya, pesawat Boeing maupun Airbus sudah tidak menggunakan bahan metal, namun menggunakan komposit dan memiliki static discharge yang terpasang di moncong, sayap, serta ekor.

Berpotensi membahayakan penerbangan

  • Bagikan