Jalan Panjang Dakwah Syekh Ali Jaber, dari Madinah Hingga Mengabdi di Indonesia

  • Bagikan
a3189ba3 pendakwah syekh ali jaber 2 169

CR — Pendakwah kelahiran Madinah Syekh Ali Jaber meninggal dunia, Kamis (14/1) pagi. Ali Jaber meninggal dunia usai menjalani perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU) karena positif Covid-19 sejak akhir Desember 2020.

Kondisi Ali Jaber mulanya sempat dikabarkan memburuk usai sebuah foto dirinya yang tengah menjalani perawatan beredar di media sosial. Belakangan keluarga membantah kabar tersebut.

Nama Ali Jaber mulai dikenal sebagai pendakwah sekaligus ahli tilawah Alquran saat menjadi salah satu juri di acara Hafiz Indonesia yang disiarkan salah satu stasiun televisi swasta beberapa tahun lalu.

Dalam beberapa kesempatan, ia juga kerap tampil di program kuliah tujuh menit (kultum) di stasiun televisi saat bulan Ramadhan.

Di usia 10 tahun, Jaber telah hapal 30 juz kitab suci Alquran. Kemudian pada usia 13 tahun, ia diamanati menjadi imam masjid di salah satu masjid di Kota Madinah. Jaber adalah pendakwah kelahiran Madinah, Arab Saudi, 3 Februari 1976. Nama lengkapnya Ali Saleh Mohammed Ali Jaber. Ia lahir dari keluarga taat beragama, ayahnya adalah seorang penceramah.

Baca Juga :  Dalil Manfaat serta Pengertian Niat Puasa Muharram 9 Dan 10 Asyura

Anak pertama dari 12 bersaudara itu mulai aktif berdakwah di Indonesia di usia 32 tahun saat menikah dengan Umi Nadia. Ia kemudian tinggal di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Di Lombok, Jaber kemudian aktif di dunia dakwah dengan menjadi guru hafalan Alquran, imam salat, hingga khatib di Masjid Agung Al- Muttaqin Cakranegara Lombok, NTB, Indonesia.

Jalan dakwah Jaber kemudian membawanya ke Ibu Kota saat diminta menjadi Imam salat tarawih di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta. Ia juga menjadi pembimbing tadarus Quran dan imam salat Ied di Masjid Sunda kelapa, Menteng, Jakarta ini.

Baca Juga :  5 Pemberian Allah Khusus untuk Umat Nabi Muhammad di Bulan Ramadhan

Pada 2011, Jaber sempat mendapat penghargaan dari Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono. Di waktu yang bersamaan, ia kemudian mendapat hak menjadi kewarganegaraan Indonesia.

Sejak saat itu, Jaber mulai sering tampil di televisi sebagai penceramah, selain menjadi salah satu juri di acara yang kala itu cukup ramai, yakni Hafiz Indonesia. Jaber bahkan sempat menjadi aktor film, Surga Menanti yang rilis pada 2016.

Jaber sempat menjadi korban penusukan oleh salah seorang tak dikenal saat berceramah di Lampung medio September 2019. Seorang pria tak dikenal mendadak menghampiri Jaber yang berada di atas panggung dan langsung menikam Jaber.

Meski polisi langsung langsung menangkap pelaku, kasus tersebut memancing banyak respons publik, termasuk pemerintah. Polisi bahkan melibatkan Densus 88 untuk mengusut kasus tersebut.

sc cnnindonesia

  • Bagikan