Dompet Pramugari Sriwijaya Air yang Ditemukan Pasukan Katak

51

JakartaTIM penyelam Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL menemukan dompet pramugari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 berisi identitas dan uang ratusan ribu rupiah. Dompet ini ditemukan di perairan Kepulauan Seribu atau lokasi jatuhnya Sriwijaya.

“Dompet itu milik pramugari Sriwijaya Air,” kata Dansatgasla Operasi SAR Sriwijaya Air Laksamana Pertama, Yayan Sofyan di KRI Rigel-933, Selasa kemarin.

_

Dompet berwarna coklat itu terselip sejumlah identitas di antaranya kartu kesehatan dan kartu PT Sriwijaya Air Group bernama Yunni Dwi Saputri.

Baca Juga :  Berawal Dari Teman Kencan Online Berujung Mutilasi
ilustrasi

Dompet pramugari Sriwijaya Air (Antara/Fauzi)

Selain itu terselip beberapa lembar uang pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu.

Berdasarkan data manifes, pesawat yang diproduksi pada 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru. Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi. Sedangkan 12 kru terdiri atas, enam kru aktif dan enam kru ekstra.

Baca Juga :  Usai Diperiksa Polda, Oknum Perawat di Wisma Atlet Akui Berhubungan Sesama Jenis dengan Pasien

Pesawat Sriwijaya Air bernomor register PK-CLC dengan nomor penerbangan SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu 9 Januari 2021 pukul 14.40 WIB dan jatuh di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 mil laut (nautical mile/nm) di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.