Sinyal Black Box SJ 182 Terdeteksi di 23 Meter Bawah Laut

35

Jakarta —Tim SAR gabungan dilaporkan telah menemukan sinyal dari kotak hitam atau black box pesawat Sriwijaya Air SJ 182 pada hari kedua pencarian di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (10/1).

Tak hanya itu, Tim SAR gabungan juga telah mengidentifikasi lokasi jatuhnya pesawat. Terhitung dalam dua hari pencarian, tim terus berupaya mengumpulkan berbagai puing-puing yang diduga milik pesawat Boeing 737-524 itu.

_

“TNI Polri terus berupaya untuk mendapatkan black box yang posisinya juga diduga kuat adalah posisi black box yang kita cari. Terbukti dua sinyal yang dikeluarkan oleh black box bisa dipantau dan kita beri marking,” kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Jakarta, Minggu (10/1).

Baca Juga :  Menag Akan Lindungi Ahmadiyah dan Syiah

Hadi menyebut Tim SAR juga bakal dibantu oleh Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang telah mengerahkan tiga alat pencari (pinker finder) untuk menemukan black box itu.

Selain itu, Jenderal bintang empat itu juga menyampaikan posisi pesawat Sriwijaya SJ 182 saat ini ada di kedalaman 23 meter di bawah permukaan laut. Oleh sebab itu, tim hingga kini masih terus berupaya dan bersiap melakukan upaya pengangkatan badan pesawat.

Baca Juga :  Berapa Harga Vaksin Corona? Ini Penjelasannya

Hadi menyampaikan para penyelam hanya akan mengambil potongan pesawat yang kecil. Di saat yang sama, tim menyiapkan kapal yang dilengkapi penderek (crane) untuk mengangkat badan pesawat.