Fakta Pulau Laki & Pulau Lancang dalam Tragedi Sriwijaya Air SJ 182

CR — Serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta – Pontianak yang jatuh pada sabtu (9/1/21) ditemukan di Pulau Laki dan Pulau Lancang, dua pulau yang berada di kawasan Kepulauan Seribu.

Pulau Laki dan Pulau Lancang berupa daratan “mungil” yang dikelilingi Laut Jawa. Jaraknya tak begitu jauh dari Jakarta, namun namanya baru populer setelah kasus kecelakaan tragis tersebut.

Berikut sejumlah fakta terkait Pulau Laki dan Pulau Lancang:

Baca Juga :  Bayi 17 Bulan Hilang saat Pergi ke Rumah Nenek

Pulau Laki

Seluas sekitar 1,5 hektare, Pulau Laki merupakan pulau tak berpenghuni. Pulau ini dikelilingi hutan bakau.

Di dalamnya terdapat puluhan unit tempat penginapan, kolam renang, lapangan tenis, sampai lapangan golf, namun karena satu dan lain hal tempat wisata itu tak lagi beroperasi.

Sebagai gantinya, Pulau Laki dijadikan tempat latihan TNI Angkatan Laut sejak 2001.

Pulau Laki yang berpasir putih ini juga menjadi lokasi penelitian flora dan fauna. Khususnya burung, bisa dijumpai 27 spesies burung seperti Perkutut (Geopelia striata) dan Gagak Hutan (Corvus enca).

Baca Juga :  dr Reisa dan dr Yuri Tak Lagi Siarkan Update Corona

Pulau Laki bisa dijangkau dari Pantai Mauk, Sepatan, Tangerang. Durasi perjalanannya sekitar 25 menit naik kapal cepat.

Tersedia tempat berkemah di sana, namun saat datang harus izin terlebih dahulu di pos TNI.

Pulau Lancang