Beda Porang dan Suweg Beserta Cirinya

  • Bagikan
7a3fc339 tanaman porang amorphophallus 1 169

Keberadaan tanaman umbi porang di Indonesia sudah ada sejak lama, hanya saja masih kurang populer lantaran dianggap sebagai tumbuhan liar yang banyak tumbuh di hutan, semak belukar, hingga jadi makanan ular.

Terbaru, tanaman terabaikan ini ramai diperbincangkan karena memiliki nilai ekonomi tinggi yang diolah menjadi pangan maupun nonpangan, sehingga mulai banyak yang membudidayakannya.

Umbi porang sering disebut suweg karena sekilas bentuknya hampir serupa. Padahal jika lebih teliti, masing-masing tanaman umbi ini berbeda dan punya ciri yang tidak sama.

Bagi yang belum kenal tentang jenis umbi berikut, simak perbedaan kedua tanaman ini.

Perbedaan Porang dan Suweg

Tanaman porang  AmorphophallusFoto: iStockphoto/Amawasri
Ilustrasi. Perbedaan porang dan suweg bisa diamati dari bagian tanaman seperti batang, daun, bunga, hingga warna umbi.

Sekilas, porang dan suweg terlihat mirip, bahkan orang rancu menyamakan kedua tanaman ini. Padahal porang dan suweg dapat dibedakan dari morfologi tanamannya, baik melalui bagian pokok seperti batang dan daun, hingga bagian sekunder seperti bunga dan umbi.

Baca Juga :  Wow ! Kalina Ocktaranny dan Vicky Prasetyo Batal Nikah

1. Ciri-ciri Porang

Nama ilmiah porang yaitu amorphophallus muelleri. Tanaman jenis umbi-umbian ini berasal dari genus amorphophallus.

Porang mulai ditemukan dari Kepulauan Andaman di India lalu menyebar ke wilayah timur yaitu Myanmar, hingga meluas ke Thailand dan Indonesia.

Karena hidupnya tumbuh secara liar, porang termasuk tanaman yang cocok dengan berbagai jenis tanah. Bahkan di tanah gembur tidak tergenang air porang bisa subur.

Berikut adalah ciri dari umbi porang yang bisa Anda amati, mulai dari bentuk, daun, hingga bunganya:

  • Batang: Ciri dari batang milik porang yaitu sejati dan berkulit halus serta bercorak belang hijau atau putih.
  • Daun: Salah satu yang identik dan mudah untuk dikenali yaitu daun porang mempunyai ukuran lebar hijau, bercabang, runcing, dan berbintil-bintil banyak.
  • Bunga: Berbeda dari yang lain, bunga porang lebih mirip cabai gendot merah sedikit oranye.
  • Umbi: Permukaan umbi porang tidak berbintil, tapi setelah dikupas bagian dalam akan terlihat seperti kristal putih dengan daging yang agak kuning pucat hingga jingga dengan serat-serat yang halus.
Baca Juga :  Sinopsis School 2017 Episode 5 Lengkap

Pada setiap 100 gram umbi porang, terdapat sejumlah kandungan seperti berikut:

  • 50 gram glukomannan
  • Karbohidrat (glukosa, fruktosa,sukrosa)
  • 1,64 gram protein
  • 0,0004 gram lemak
  • 57 mg fosfor
  • 4,06 mg besi
  • 0,2 mg mangan, dan
  • 0,08 mg tembaga

Umbi porang memiliki kalsium oksalat tinggi dan bila dikonsumsi langsung menimbulkan gatal pada tangan serta lidah. Karena itu, sebelum dikonsumsi porang diolah dulu menjadi tepung.

Olahan porang yang sudah siap konsumsi dapat ditemui dalam bentuk makanan, yaitu jeli, mi, kue berbahan campuran tepung porang (putu, roti dan masih banyak lagi) hingga keripik.

2. Ciri-ciri Suweg

  • Bagikan
Positive SSL