Siapa Sebenarnya di Balik Grab Toko?

JakartaPT Bank Central Asia (BCA) memutuskan untuk membekukan rekening Grab Toko setelah ada dugaan unsur penipuan yang dilakukan pemodal e-commerce ini. Penggelapan dana tersebut membuat konsumen yang telah melakukan pemesanan, belum mendapatkan barang elektronik yang dibayar.

Melalui pengumuman resminya, BCA mengungkapkan keputusan ini diambil sebagai respons terhadap informasi yang beredar mengenai penipuan di salah satu toko e-commerce yang salah satu rekening penerima dananya menggunakan rekening BCA.

“Dapat kami sampaikan bahwa dalam menjalankan operasional perbankan, BCA senantiasa mengikuti ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia. BCA telah melakukan penundaan transaksi atas rekening toko e-commerce yang bersangkutan sehingga rekening tersebut untuk sementara tidak dapat melakukan transaksi,” ungkap BCA dalam keterangan resminya, Rabu (06/01/2021).

Baca Juga :  Apakah Uang Khusus Pecahan Rp75.000 Bisa Dipakai untuk Belanja?

Pihak BCA menyampaikan himbauan kepada nasabah untuk senantiasa berhati-hati dalam melakukan transaksi finansial dan senantiasa melakukan verifikasi informasi.

Dugaan penipuan ini dilakukan oleh salah satu investor Grab Toko diungkap oleh Yudha Manggala Putra yang mengaku Managing Director Grab Toko Indonesia mengumumkan hal ini melalui Instagram Stories dari @grabtoko.id, seperti dikutip CNBC Indonesia, Rabu (6/01/2021).

Baca Juga :  Pengumuman CPNS 2019 Digelar Serentak Hari Ini

“Saya Yudha Manggala Putra. Managing Director PT Grab Toko Indonesia. Pertama, mohon maaf atas keterlambatan respon dari pihak grab toko, saat ini kita sedang melaporkan investor grab toko atas penggelapan uang konsumen ke Mabes Polri di Trunojoyo Jakarta Selatan (nomer laporan menyusul setelah penyidikan).”