Yogya Siapkan Regulasi PSBB

  • Bagikan
598cb55b c7b3 497f bd76 f30ea9fd9ff3 169

Yogyakarta — Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bakal menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan lebih ketat guna menekan laju penularan virus corona (Covid-19).

Kepala Bagian Humas Pemda DIY, Ditya Nanaryo Aji mengatakan pihaknya sejalan dengan pemerintah pusat yang ingin PSBB diterapkan di Pulau Jawa dan Bali. Sri Sultan Hamengku Buwono X juga tengah mengkaji.

“Surat Edaran atau Keputusan sedang diformulasikan oleh Biro Hukum,” kata Ditya, Rabu (6/1).

Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana mengatakan hal serupa. Menurutnya, kehendak pemerintah yang ingin PSBB lebih ketat diterapkan di Pulau Jawa dan Bali bisa menekan laju penularan virus corona.

Baca Juga :  Ancaman Besar Ekonomi RI yang Diungkap Sri Mulyani Itu Nyata!

“Langkah pemerintah pusat ini realistis, dan sejalan dengan apa yang kami sarankan,” ucap Huda melansir CNNIndonesia.com

Huda mengatakan tingkat penularan Covid-19 di DIY akhir-akhir ini semakin tinggi. Rata-rata peningkatan kasus per hari lebih dari 250.

Oleh karena itu, dia menilai sekadar imbauan sudah tidak lagi mujarab untuk membatasi kegiatan masyarakat.

Sebelumnya, Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN), Airlangga Hartarto mengatakan PSBB bakal diterapkan di Pulau Jawa dan Bali sepanjang 11-25 Januari.

Baca Juga :  5 Serial Drama Thailand Buat Menemani Waktu Luang

Ada sejumlah pembatasan kegiatan. Misalnya, pembatasan di tempat ibadah, tempat kerja dan fasilitas umum.

Sejumlah kepala daerah sudah menyatakan sepakat. Misalnya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang langsung menyiapkan regulasi. Akan tetapi, dia akan fokus di wilayah Bodebek dan Bandung Raya.

Begitu pula Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Dia tidak akan menerapkan PSBB secara ketat di seluruh wilayah Jawa Tengah.

sccnnindonesia

  • Bagikan