Satelit Telkom Gantikan Satelit Indosat Yang Pensiun

  • Bagikan
60d40ae2 4aed 4b5e 91cd c9ebff38971a 169

TelkomGroup melalui anak perusahaan Telkomsat telah merencanakan untuk menempatkan satelit dengan teknologi High Throughput Satellite (HTS),mencakup pita frekuensi C band dan Ku band sebelum 31 Desember 2024.

Sebelumnya, posisi 113 BT akan diisi oleh Satelit Nusantara 2. Namun, Satelit Nusantara 2 yang diterbangkan pada bulan April 2020 mengalami gagal luncur.

Akibat kegagalan peluncuran itu, slot orbit 113 BT terancam dihapus oleh International Telecommunication Union (ITU). Penghapusan dilakukan jika Indonesia tidak dapat menempatkan satelit di slot orbit 113 BT dalam batas waktu yang ditetapkan.

Baca Juga :  Putus Cinta, Pelaku Nekat Sebar Video Pembakaran Al-Qur'an

Oleh karena itu, Kominfo mengajukan permohonan perpanjangan masa laku filing satelit Indonesia di slot orbit 113 BT.

Radio Regulations BoardITU menerima permohonan itu dan memberikan perpanjangan waktu hingga 31 Desember 2024 untuk menempatkan satelit di slot orbit 113 BT.

“Kementerian Kominfo selanjutnya akan melakukan pemantauan dan pengawalan terhadap proses pengadaan satelit yang akan dilakukan oleh PT Telkom Satelit Indonesia agar satelit dapat ditempatkan di slot orbit 113 BT sebelum 31 Desember 2024 sesuai dengan batas waktu yang ditetapkan oleh ITU.”

Baca Juga :  Viral Ojol Nyambi Jualan Kue Lebaran Free Ongkir

Penyediaan satelit sendiri dilakukan untuk menunjang akses telekomunikasi khususnya di daerah 3T (terdepan, terpencil, tertinggal) akan sangat sulit jika hanya menggunakan jaringan telekomunikasi terestrial saja, sehingga diperlukan jaringan satelit agar akses telekomunikasi lebih merata bagi seluruh masyarakat Indonesia.

sc cnnindonesia

  • Bagikan
Positive SSL