Naskah Khutbah Jumat: Karakter Hamba Allah yang Terbaik Lengkap PDF

  • Bagikan
20200211 fb img 1581402720205 1

Materi Khutbah Jumat
Karakter Hamba Allah yang Terbaik

Oleh: Sodiq Fajar

*) Link download PDF materi khutbah Jumat ada di akhir tulisan.

الحَمْدُ لله الوَاحِدِ الأَحَدِ، الفَرْدُ الصَّمَدُ، الّذِي لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْ، وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُواً أَحَدٌ

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ. أَمَّا بَعْدُ

عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ حَيْثُ قَالَ:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

فَأِنّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ، وَخَيْرَ الْهَدْىِ هَدْىُ مُحَمّدٍ صَلّى الله عَلَيْهِ وَسَلّمَ، وَشَرّ اْلأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةً، وَكُلّ ضَلاَلَةِ فِي النّارِ. أَمَّا بَعْد

Segala puji bagi Allah subhanahu wata’ala. Rabb yang tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Tidak ada sesuatu yang setara dengan dia. Tempat kita meminta segala sesuatu. Tempat kita bergantung. Tempat kita mengadu. Hanya kepada-Nya kita menyembah.

Shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada Rasuli kita, Muhammad Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, beserta para keluarga, sahabat, tabi’in, dan orang-orang shalih yang senantiasa istiqamah dan teguh dalam dakwah dan pendidikan umat menuju pribadi dicintai dan diridhai Allah.

Baca Juga :  17 Tanda Husnul Khatimah

Saudaraku, jamaah shalat Jumat yang dicintai Allah subhanahu wata’ala,

Apalagi yang akan kita harapkan selain cita-cita menjadi hamba Allah yang terbaik. Menggapai ridha-Nya. Memang kita semua adalah hamba Allah subhanahu wata’ala. Tapi predikat hamba Allah subhanahu wata’ala yang terbaik itu bukanlah predikat yang mudah diraih.

Hamba Allah yang terbaik bukan dinilai dari popularitasnya, bukan dinilai dari jumlah follower akun instagram, akun facebook, atau akun channel youtube.

Hamba Allah yang terbaik bukan dinilai dari level jabatan, jumlah perusahaan bisnis, keahlian dalam ilmu duniawi, banyaknya kawan, sedikitnya lawan, paras wajah, melimpahnya harta, atau penilaian-penilaian duniawi lainnya.

Hamba Allah yang terbaik adalah hamba yang paling bertakwa, kokoh imannya, dan berkesempatan mendapat cinta, kasih, dan ridha Allah.

Allah subhanahu wata’ala jelaskan dalam firman-Nya:

اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْ

Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa.” (QS. Al-Hujurat: 13)

Saudaraku, jamaah shalat Jumat yang dicintai Allah subhanahu wata’ala,

Telah banyak hamba Allah yang terbaik yang telah mendahului kita. Mereka dari kalangan nabi, orang-orang shidiq, para syuhada’, dan orang-orang saleh.

Lantas, apakah kita, manusia yang hidup di akhir zaman ini, masih memiliki peluang untuk menjadi hamba yang dikasihi dan dicintai oleh Allah subhanahu wata’ala?

Ketahuilah, Allah subhanahu wata’ala tidak akan pernah membiarkan hamba-Nya dalam kebingungan dan kesulitan, selama ia bersungguh-sungguh ingin menggapai ridha-Nya.

Ketahuilah, sesunggguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Pada setiap masalah, Allah subhanahu wata’ala siapkan solusi.

Allah subhanahu wata’ala berjanji dalam firman-Nya,

Baca Juga :  Esok Pagi Bulan Purnama di Atas Ka'bah, Momen Luruskan Kiblat

فَاِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۙ

Maka sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah: 5)

Lalu, bagaimana cara menjadi hamba Allah yang terbaik?

Kalimat syahadat yang telah kita ikrarkan melalui lisan, kita yakini dalam hati, dan kita buktikan melalui perbuatan adalah kunci pembuka peluang untuk menjadi hamba yang dikasihi dan dicintai Allah subhanahu wata’ala.

Kemudian selanjutnya, yang perlu kita lakukan adalah mengikuti petunjuk dari Allah subhanahu wata’ala dan rasul-Nya tentang cara menjadi hamba Allah yang terbaik.

Surat al-Furqan adalah surat ke 25 yang di dalamnya Allah subhanahu wata’ala menunjukkan kepada kita beberapa karakter yang dimiliki oleh hamba-Nya yang terbaik. Allah subhanahu wata’ala menyebutkan dengan predikat Ibadurrahman.

Ibadurrahman artinya hamba Dzat Yang Mahapengasih. Istilah lain yang digunakan oleh para ulama adalah Ibadullah. Artinya hamba Allah.

Ibadurrahman adalah kedudukan yang sangat mulia. Lebih tinggi dari sekedar khalqullah yang artinya makhluk ciptaan Allah subhanahu wata’ala.

Ibadurrahman berarti hamba yang hanya menyembah Dzat Yang Mahapengasih.

Makhluk ciptaan Allah ada bermacam-macam. Ada yang bernyawa, ada yang tidak bernyawa. Ada yang berakal, ada yang tidak berakal. Ada yang kufur kepada Allah, ada yang beriman.

Ibadurrahman adalah hamba Allah subhanahu wata’ala yang beriman. Ibadurrahman memiliki karakter personaliti yang sangat khas. Karakter ini Allah subhanahu wata’ala sebutkan dalam al-Quran surat Al-Furqan ayat 63 dan beberapa ayat setelahnya.

Dengan mengenali karakter Ibadurrahman dalam surat al-Furqan inilah kita memiliki peluang untuk berusaha meraih kehormatan sebagai hamba Allah yang terbaik.

Karakter Hamba Allah yang Terbaik dalam Surat al-Furqan ayat 63 – 74

  • Bagikan