1000 Vaksin Covid Untuk Nakes Kabupaten Kepahiang

  • Bagikan
6d2d87a0 5fb3e8cbe4519

Kepahiang Kabupaten Kepahiang akan menerima Vaksin Covid-19 lebih kurang 1000 vaksin. Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Kesehatan Kepahiang HM Tajri Fauzan SKm, Kamis (7/01/2021).

“Kurang lebih 1000 vaksin, adapun kriteria untuk tenaga kesehatan dulu dan tidak mempunyai komorbid,” ungkap Tajri.

“Komorbid itu penyakit penyerta, seperti gula tinggi, darah tinggi, jantung dan lain sebagainya,” sambung Tajri.

Menurut Tajri, vaksin akan disimpan di Dinkes Kepahiang yang lokasinya di samping Puskesmas Pasar Kepahiang.

“Kita belum tahu kapan Vaksin Covid-19 akan tiba dari Bengkulu, kita tunggu saja,” ujar Tajri.

Sebelumnya diberitakan, Vaksin Covid-19 tiba di Provinsi Bengkulu dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian, Senin (4/1/2021).

Baca Juga :  Marc Marquez Mulai Berlatih

Kepala Dinas Provinsi Bengkulu Herwan Antoni mengatakan, vaksin produksi PT Biofarma yang didistribusikan ke Provinsi Bengkulu adalah sebanyak 20.280 dosis, dan vaksin tersebut telah tiba di Gudang Vaksin Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu yang berlokasi di Jalan Kapuas II Kelurahan Padang Harapan Kota Bengkulu.

“Alhamdulillah jumlahnya cukup, dengan keadaan baik sesuai dengan apa yang sudah disampaikan di alokasikan untuk Provinsi Bengkulu, sementara ini vaksin kita simpan dulu karena perintahnya vaksin tidak boleh dibuka dulu dalam beberapa waktu ini,” kata Herwan Antoni.

Herwan Antoni menuturkan, diharapkan program vaksinasi nanti akan berjalan dengan baik dan pihaknya juga telah melakukan pendataan berdasarkan jumlah tenaga yang ada di masing-masing Kabupaten/Kota di Bengkulu.

Baca Juga :  Rangkuman : Arsenal Juara Community Shield hingga Guardiola Temui Messi

Alokasinya akan disesuaikan dengan jumlah tenaga karena mengingat ini baru pertama akan dilakukan vaksinasi. Tentunya vaksinasi akan dilakukan kepada tenaga medis terlebih dahulu, satu orang dua dosis dengan tahapan vaksinasi pertama kemudian 14 hari kedepan vaksinasi kedua.

“Pelaksanaannya kita sesuai arahan dari Pusat, begitupun untuk pendistribusian di kabupaten kita akan menunggu petunjuk dari pusat karena penggunaan dalam keadaan darurat belum keluar dari BPOM maka kita simpan disini dulu (gudang vaksin) jika nanti keluar maka harus segera didistribusikan. Tapi kita sudah kita siapkan semua untuk vaksinasi mulai dari tenaga kesehatan dan sebagainya,” pungkasnya.


sumber semarakpost

  • Bagikan