Bayi Usia 2 Hari Positif Covid-19 Jadi Kasus Termuda di Tarakan

  • Bagikan
23afcf45 images 57

CR —Seorang bayi berusia dua hari di Kelurahan Sebengkok, Tarakan, Kalimantan Utara terkonfirmasi positif Covid-19. Bayi berinisial EM ini menurut Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat merupakan kasus infeksi virus corona pertama yang ditemukan pada usia paling muda.

Tim satgas pun menyatakan masih mendalami proses penularan atau transmisi Covid-19 pada bayi tersebut.

“Belum ada laporan bahwa penularannya lewat air ketuban, bisa jadi waktu ibunya berinteraksi dengan bayinya tidak memakai masker,” terang Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tarakan, Devi Ika Indriarti di Tarakan seperti dikutip Antara, Minggu (3/1).

Devi menambahkan, sebelumnya pernah ada seorang ibu melahirkan yang terkonfirmasi positif Covid-19 akan tetapi bayi yang dilahirkan tercatat negatif.

Baca Juga :  Layangan Nyangkut di Roda Citilink Rute Yogya, Ini Kronologinya

Kasus positif Covid-19 di Tarakan hingga kini bertambah 40 orang, dengan jumlah kumulatif kasus positif sebanyak 2.150 orang.

Adapun kasus pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia bertambah satu orang sehingga jumlah kasus meninggal mencapai 35 orang. Sementara pasien yang masih menjalani perawatan sebanyak 857 orang.

Selanjutnya jumlah pasien yang sembuh bertambah lima orang, dengan begitu jumlah kasus sembuh mencapai 1.258 orang.

Kasus suspek di Tarakan saat ini sebanyak 180 orang, yakni orang yang dengan gejala ISPA, dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal.

Baca Juga :  Perpanjangan Aturan Genap Ganjil, Satlantas Tunggu Instruksi –

Selain itu juga orang dengan salah satu gejala ISPA dan 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi Covid-19, juga orang dengan ISPA berat atau pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan, tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

“Jumlah seluruh kontak erat yang sedang dipantau yang saat ini sebanyak 2.070 orang. Kontak erat adalah orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus probable atau konfirmasi Covid-19,” terang Devi lagi.

Ia pun mengimbau masyarakat Tarakan untuk terus memberikan dukungan moral terhadap pasien ataupun keluarga kasus suspek, kasus probable, kontak erat maupun kasus konfirmasi.

(Antara/nma)

  • Bagikan
Positive SSL