Kronologi 2 Bocah WNI Ditangkap Karena Parodi Lecehkan Indonesia Raya

  • Bagikan
ca1eae40 images 39

CR — Dua warga negara Indonesia (WNI) yang masih anak-anak ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pelecehan lambang dan simbol negara lewat parodi lagu Indonesia Raya.

Kepala Divisi Humas, Irjen Pol. Argo Yuwono mengatakan dua tersangka masing-masing yakni MDF (16) yang ditangkap di Cianjur, Jawa Barat dan NJ (11) yang ditangkap di Sabah, Malaysia.

NJ ditangkap oleh Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM) pada Senin (28/12). Sedangkan rekannya MDF, ditangkap Tim Penyidik dari Direktorat Siber Bareskrim Polri pada Kamis (28/12).

Baca Juga :  BTS Jadi Global Recording Artist 2020

“Akhirnya dari PDRM berhasil mengamankan satu orang laki-laki yang inisialnya NJ umurnya 11 tahun, WNI yang ada di Sabah Malaysia,” kata Argo di gedung Bareskrim, Jumat (1/1).

“Ada pertemanan dengan seorang laki laki yang tadi malam diamankan atau ditangkap karena sudah tersangka kita tangkap di Cianjur oleh penyidik Siber Bareskrim, jadi inisialnya MDF ini umurnya 16 tahun jadi dua-duanya di bawah umur,” imbuh Argo.

Baca Juga :  5 Rekomendasi Tanaman Hias yang Cocok untuk Kamar Mandi Anda

Penangkapan NJ dan MDF, bermula dari sebuah video yang ramai di media sosial berjudul “Indonesia Raya Instrumental (Parody+Lyrics Video)”. Video itu diunggah pertengahan Desember lalu oleh akun YouTube MY Asean yang berlokasi di Malaysia.

Belakangan, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) telah melaporkan penghinaan simbol negara tersebut ke Kepolisian Diraja Malaysia.

Belakangan, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) telah melaporkan penghinaan simbol negara tersebut ke Kepolisian Diraja Malaysia.

  • Bagikan