Orang Bersabar, Berdzikir Pagi dan Petang Disukai Nabi Muhammad SAW

  • Bagikan
a15cdfb1 images 19

Islami — Dzikir atau mengingat Allah Subhanahu Wata’ala (SWT) bagi seorang muslim ada suatu kebutuhan. Dengan mengingat Allah SWT maka akan selalu merasa diawasi.

Dikutip pada Selasa (29/12/2020) dari dari Anas bin Malik radhiyallahu dia berkata: “Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

Aku duduk bersama orang-orang yang berdzikir kepada Allah dari mulai Sholat Shubuh sampai terbit matahari lebih aku sukai dari memerdekakan empat orang budak dari anak Isma’il. Dan aku duduk bersama orang-orang yang berdzikir kepada Allah dari mulai Sholat ‘Ashar sampai terbenam matahari lebih aku cintai dari memerdekakan empat orang budak.’” (HR. Abu Dawud no. 3667, lihat Shahiih Abi Dawud 11/698 no. 3114 – MisykaatulMashaabiih no. 970, hasan)

Baca Juga :  Pendukung Desak Jokowi Evaluasi Menteri: Agar Tak Jadi Beban

Imam Ibnu Qayyim radhiyallahu berkata:

“Waktunya antara Subuh hingga terbit matahari, dan antara ‘Asar hingga terbenam matahari.”

Adapun dzikir terbagi dua yakni dzikir pagi dan petang. Sementara dalil dari Al-Qur-an tentang dzikir pagi dan petang yakni.

“Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut Nama) Allah dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang.” (QS. Al-Ahzab: 41-42).

Baca Juga :  Jadwal Liga Italia Malam ini

Al-Jauhari (seorang ahli bahasa Arab) berkata: artinya, waktu antara ‘Asar sampai Maghrib.”

“Maka bersabarlah kamu, karena sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Rabb-mu pada waktu petang dan pagi.” (QS. Al-Mu’min: 55)

  • Bagikan