Kisah Nabi Musa Ditegur Allah Karena Merasa Dirinya Paling Pandai

  • Bagikan
82a4842f images 13

IslamiPada masa hidupnya, Nabi Musa alaihissalam pernah menganggap dirinya sebagai orang yang paling pandai. Ini sebagaimana dijelaskan dijelaskan oleh Imam Bukhari dalam Shahih Bukhari, Kitab Ilmu.

Bahwasanya suatu ketika saat Nabi Musa As sedang khutbah di depan Bani Israil, ada seorang laki-laki dari Bani Israil yang bertanya kepada Nabi Musa As, “kami telah mengetahui apa yang engkau ucapkan. Apakah ada di muka bumi ada orang yang lebih pandai darimu, Wahai Nabi Allah?

Mendapat pertanyaan seperti itu, Nabi Musa As lalu menjawab, “Tidak ada.

Baca Juga :  Xiaomi 11 Ultra Segera Dirilis, Miliki Kemampuan Zoom Hingga 120X

Allah Swt yang melihat kelakuan utusannya seperti itu, lalu mengutus malaikat Jibril untuk menegur Nabi Musa. Mengapa? Tentu saja karena ilmu yang dimilikinya adalah dari Allah semata.

Walhasil, Jibril pun menemui Nabi Musa dan menyampaikan teguran dari Allah Swt, “wahai Musa, tahukah engkau di mana aku menaruh ilmuku? Sesungguhnya aku mempunyai seorang hamba di pertemuan dua lautan, dia lebih pandai darimu.” Hamba tersebut adalah Nabi Khidir As.

Setelah mendapat teguran dari Allah Swt, Nabi Musa bertanya kepada Allah SWT, “wahai Tuhan, bagaimana aku bisa bertemu dengannya?” Allah Swt lalu berkata kepada Nabi Musa As, “bawalah ikan dalam keranjang, jika nanti kamu kehilangan ikan itu, maka itulah petunjuknya.

Baca Juga :  Resmi Dijual Hari Ini Xiaomi Poco X3 NFC

Nabi Musa As kemudian berangkat dengan pelayannya yang bernama Yusya’ bin Nun. Mereka berdua membawa ikan dalam keranjang, hingga keduanya sampai di sebuah batu besar. Mereka berdua kemudian meletakkan kepalanya di atas batu tersebut dan tiduran. Ketika mereka sedang tiduran, ikan yang ada di dalam keranjang melompat keluar dan menuju ke laut.

  • Bagikan