371.504 Bayi di Dunia Akan Lahir di Tahun Baru Ini, Ada Berapa dari Indonesia?

  • Bagikan
27f73864 images 29

CR — Sebanyak 371.504 bayi di seluruh dunia diperkirakan akan lahir pada 1 Januari 2021 besok atau tepat saat tahun baru. Menurut UNICEF, separuh dari kelahiran bayi tersebut akan terjadi di 10 negara.

Ke-10 negara tersebut yakni India (59.995), Tiongkok (35.615), Nigeria (21.439), Pakistan (14.161), Indonesia (12.336), Ethiopia (12.006), Amerika Serikat (10.312), Mesir (9.455), Bangladesh (9.236) dan Republik Demokratik Kongo (8.640).

Sisanya berasal dari ratusan negara lain, termasuk Indonesia. Berdasarkan perkiraan UNICEF, bayi yang akan lahir di Indonesia pada 1 Januari besok sebanyak 12.336 jiwa.

Sementara secara keseluruhan sebanyak 140 juta anak diperkirakan akan lahir pada tahun 2021. Harapan hidup rata-rata mereka diperkirakan selama 84 tahun.

Baca Juga :  Kembali Masuk Zona Merah, Kadiskes Kepahiang Ingatkan Warga Tingkatkan Kepatuhan Prokes

“Anak-anak yang lahir hari ini memasuki dunia yang jauh berbeda dari tahun lalu. Tahun Baru membawa kesempatan baru untuk menata ulang,” kata Direktur Eksekutif UNICEF Henrietta Fore melalaui siaran pers, Kamis (31/12/2020).

Fore mengatakan, anak-anak yang lahir hari ini akan mewarisi dunia yang mansia bangun saat ini. Karena itu dia mengajak agar 2021 sebagai tahun untuk mulai membangun dunia yang lebih adil, lebih aman, dan lebih sehat untuk anak-anak.

Tahun 2021 juga akan menandai peringatan 75 tahun UNICEF. Sepanjang tahun ini, UNICEF dan mitranya akan memperingati hari jadi dengan acara dan pengumuman yang merayakan tiga perempat abad dalam melindungi anak-anak dari konflik, penyakit, dan pengucilan serta memperjuangkan hak mereka untuk bertahan hidup, mendapat kesehatan dan pendidikan.

Baca Juga :  Kalina Ocktaranny Lega Akhirnya Dilamar Vicky Prasetyo

“Saat ini, di tengah pandemi global yang sedang dihadapi dunia, perlambatan ekonomi, meningkatnya kemiskinan, dan ketidaksetaraan yang semakin dalam. Maka, kebutuhan akan pekerjaan UNICEF masih sama besar seperti sebelumnya,” kata Fore.

Sebagai respons terhadap pandemi global, UNICEF meluncurkan kampanye Reimagine, sebuah upaya global untuk mencegah pandemi Covid-19 dari menjadi krisis abadi bagi anak-anak.

Melalui kampanye, UNICEF mengeluarkan seruan mendesak kepada pemerintah, publik, donor dan sektor swasta untuk bergabung dengan UNICEF, berupaya untuk menanggapi, memulihkan, dan menata ulang dunia pasca-pandemi yang lebih baik.


okezone

  • Bagikan