Berbagai Tradisi Natal di Berbagai Penjuru Dunia

  • Bagikan
478e84fb 034846700 1575869040 christmas tree 3852469 1920

Hari Natal tak cuma sebatas pohon Natal lengkap dengan lampunya yang berkelap-kelip. Ada sejumlah tradisi Natal yang terus berlaku secara turun temurun.

Di seluruh dunia, tradisi Natal saling berbeda satu sama lain. Meski berbeda, namun kesemuanya berbagai semangat yang menggembirakan.

Berikut beberapa tradisi Natal di sejumlah negara, melansir CNN.

1. Australia

Di Australia, Natal biasanya jatuh pada musim panas.

Pada hari Natal, banyak keluarga pergi ke pantai. Father Christmas, sebutan Santa Claus bagi anak-anak Australia, bahkan konon kerap muncul di pantai dan datang dengan papan selancar.

Tradisi Natal di Australia lainnya adalah ‘Carols by Candlelight’. Pada tradisi ini, sekelompok orang akan berkumpul dan menyanyikan lagu-lagu Natal sambil memegang lilin. Perayaan terbesar umumnya berlangsung di Melbourne dan Sydney serta ditayangkan di televisi.

2. China

Permen dan kue manis menjadi camilan umum di saat Natal. Namun, tak demikian halnya di China.

Alih-alih menikmati permen dan kue, apel justru lebih penting bagi masyarakat China di Hari Natal. Tradisi ini diyakini berasal dari kemiripan kata dalam bahasa China untuk apel ‘ping guo‘ dengan kata malam Natal ‘ping an ye‘.

Apel perdamaian telah menjadi hadiah utama yang diberikan saat hari Natal. Apel biasanya dikemas dalam kotak khusus atau dibungkus dengan kertas warna-warni, terkadang dihiasi dengan pesan Natal.

Baca Juga :  Pakai Dress Garis-Garis, Sabina Altynbekova Pamer Tubuh Seksi serta Ideal

3. Republik Ceko

Malam Natal umumnya dirayakan besar-besaran di Republik Ceko. Ikan mas goreng jadi sajian utamanya.

Banyak keluarga akan membeli ikan dalam kondisi hidup pada beberapa minggu menjelang Natal dan menyimpannya sebagai hewan peliharaan di bak mandi sampai waktunya berpesta.

Namun, saat ini banyak keluarga yang justru melepaskan ikan mas ke sungai pada malam Natal, alih-alih memakannya untuk menghindari kekejaman terhadap hewan.

4. Jepang

Di Jepang, pria berjanggut putih dikaitkan dengan Natal. Namun, pria berjanggut putih itu bukan Santa Claus melainkan Kolonel Sanders sang pendiri KFC.

Restoran fast food seperti KFC telah menjadi tempat favorit masyarakat Jepang untuk menikmati makan malam Natal-nya.

Kisah ini dimulai pada awal tahun 1970-an, saat manajer KFC pertama di Jepang mulai memasarkan ayam goreng untuk dijual pada Hari Natal. Makan malam ayam goreng dapat menjadi pengganti menu kalkun yang tak kalah istimewa.

Pada 2016 laku, diperkirakan sekitar 3,6 juta keluarga Jepang merayakan liburan Natal dengan tradisi makan malam di restoran fast food.

[foto]

5. Meksiko

Di kota-kota besar dan kecil di Meksiko, festival Natal, Las Posadas, dirayakan pada 16-24 Desember.

Las Posadas memperingati perjalanan panjang yang dilakukan Yusuf dan Maria dari Nazareth ke Betlehem untuk mencari penginapan, tempat yang aman di mana Maria bisa melahirkan bayi Yesus. Las Posadas sendiri berarti ‘penginapan’ atau ‘tempat berteduh’.

Baca Juga :  Lagu Solo Rose BLACKPINK Puncaki Tangga Lagu YouTube

Selama Las Posadas, orang dewasa menjalani prosesi dengan berhenti di rumah yang telah dipilih sebelumnya. Setiap rumah mewakili sebuah penginapan. Ketika prosesi meminta penginapan, mereka diberi minuman dan lagu-lagu Natal dinyanyikan.

Perayaan berlangsung selama sembilan malam untuk menghormati sembilan bulan kehamilan Maria. Pada malam terakhir, anak-anak merayakannya dengan memecahkan ‘pinata’ yang berisi permen dan mainan.

6. Norwegia

Bagi beberapa orang Norwegia, tradisi Natal yang lebih baru bercampur dengan tradisi pagan kuno. Salah satunya adalah menyembunyikan semua sapu sebelum tidur. Konon, penyihir dan roh jahat akan keluar pada 24 Desember malam dan mencuri sapu apa pun yang bisa diterbangkan.

Tradisi Norwegia lain yang lebih manis adalah menghadirkan riskrem. Nama terakhir merupakan puding beras yang dilumuri saus beri sebagai hidangan penutup.

Keluarga umumnya akan menempatkan satu kacang almond di dalam puding beras. Siapa pun yang menemukan almond dianggap layak mendapatkan hadiah.

7. Filipina

Filipina memiliki musim Natal terpanjang dan termewah di dunia yang berlangsung sejak September hingga Januari.

Lentera Natal yang disebut ‘parols‘ digantung di seantero kota dan desa. Parols terbuat dari bambu dan kertas.

Selain itu, beberapa tempat bahkan mengadakan kontes dekorasi Natal yang paling indah.

Namun, di tengah pandemi ini, tak semua tradisi Natal itu dapat terlaksana. Di masa pandemi, orang-orang disarankan untuk tidak membuat kerumunan dan saling menjaga jarak demi menekan risiko penularan virus corona penyebab Covid-19.

Cnnindonesia

  • Bagikan
Positive SSL