Pengakuan Pembacok Sepupu Sendiri di Kepahiang

  • Bagikan
pelaku pembacok sepupu
pelaku pembacok sepupu Foto/Dok RK

Pelaku menuju kediaman korban di Kelurahan Pensiunan. Tak jauh dari tempat tinggal korban, tersangka sudah meninggalkan sepeda motornya. Melihat korbansedang berada di teras, tanpa basa basi tersangka langsung membacok korban.

Korban yang mengetahui kedatangan pelaku mengelak, hingga berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke arah belakang kontrakannya. Dalam posisi terpojok, mengayunkan parang kebun tepat mengenai bahu sebelah kiri korban hingga menimbulkan luka cukup dalam.

Dalam kondisi jongkok karena sudah ketakutan dan menyerah, pelaku yang diketahui baru saja menikah 7 bulan itu kembali mengayunkan parangnya ke arah kepala korban.
Seketika, darah segar bercucuran di lokasi. Korban terkapar tak berdaya, hingga kejang – kejang. Melihat hal ini, AS kabur dan menaiki sepeda motor pengendara lain yang kebetulan melintas tidak jauh dari lokasi kejadian.

Baca Juga :  Pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) berhak atas bantuan Rp 200 ribu selama 9 bulan

“Saya tidak tahu itu motor siapa. Saat itu, saya setop saja dan langsung melarikan diri dari lokasi kejadian,” tutur AS.

Pascaejadian, tim Elang Juvi Polres Kepahiang langsung menuju kediaman orang tua tersangka. Tanpa perlawanan, Tsk yang ada kediaman orang tuanya berhasil dibawa petugas guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca Juga :  Kampanye Pilkada 2020 Berakhir Hari Ini

“Tsk sudah kami amankan di Polres Kepahiang untuk pemeriksaan. Motifnya sementara adalah persoalan utang. Detilnya kami masih melakukan penyelidikan,” singkat Kapolres Kepahiang Polda Bengkulu, AKBP. Suparman, SIK, MAP melalui Kasat Reskrim Iptu. Welliwanti Malau, SIK, MH.

AG

Melansir Radarkepahiang

  • Bagikan
Positive SSL