Pemprov Jabar Resmi Larang Kegiatan Perayaan Tahun Baru 2021

  • Bagikan
f028e451 a40c 4314 8978 6d6ef11738d8 169

CR — Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) resmi melarang kegiatan yang berpotensi menyebabkan kerumunan pada perayaan Tahun Baru 2021. Larangan tersebut berlaku untuk perayaan di dalam maupun luar ruangan.

Pelarangan kerumunan di malam tahun baru itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 202/KPG.03.05/HUKHAM tentang Pelarangan Tahun Baru 2021 dan Pencegahan Kerumunan Massa yang dikeluarkan Gubernur Jabar Ridwan Kamil. Surat tersebut ditujukan kepada bupati/wali kota se-Jabar.

Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Jabar Daud Achmad mengatakan kebijakan dan surat edaran itu diharapkan menekan potensi penularan Covid-19 pada momen pergantian tahun.

Baca Juga :  Ternyata Begini Cara Oknum ASN Diperinaker Kepahiang Habiskan Uang Hasil Nipu

“Jabar melarang untuk mengadakan perayaan akhir tahun, baik indoor maupun outdoor. Kemudian operasi yustisi akan ditingkatkan,” ucap Daud di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (18/12).

Daud menjelaskan, ada beberapa poin yang tercantum dalam surat edaran tersebut. Pertama, kata dia, meminta bupati/wali kota membuat Surat Edaran Bupati/Wali Kota kepada seluruh masyarakat, dan pengelola tempat usaha serta tempat wisata.

“Supaya mereka tidak memfasilitasi kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa, termasuk acara perayaan pergantian tahun,” ucapnya.

Baca Juga :  Bansos Tunai Rp300.000 Cair Serentak Awal Maret

Sedangkan poin kedua, bupati/wali kota diminta memperkuat operasi yustisi dan patroli pengawasan serta penegakan disiplin protokol kesehatan sampai tingkat kecamatan.

Selain itu, Bupati/Wali Kota di Jabar juga diminta melakukan pengetatan protokol di wilayah perkotaan berupa pelaksanaan Work From Home (WFH), pembatasan jam operasional, dan pembubaran kerumunan massa di ruang publik. Sedangkan di wilayah perdesaan berupa penerapan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM).

“Pengetatan pun harus dilakukan di pintu masuk wilayah, baik jalur darat, laut, dan udara,” katanya.


Cnnindonesia

  • Bagikan