Grab-Gojek Merger, Driver Ojol Ancam Demo Besar-besaran

  • Bagikan
68ce779e grab gojek
Foto: Okezone

Orang-orang mengatakan banyak investor di masing-masing perusahaan, yang dinilai merugi itu, menginginkan aksi merger akan membuka jalan agar dapat melantai di bursa. Investor tersebut terutama berasal pendukung Grab, yaitu Masayoshi Son yang juga merupakan pendiri SoftBank Group.

Juru bicara Gojek menolak untuk memberi komentar.

Sementara Gojek mendapatkan dukungan dari para investor, termasuk Alphabet Inc, perusahaan bentukan Google. Investor memperkirakan nilai pasar Gojek mencapai USD10 miliar, lebih rendah dibanding Grab USD15 miliar.

Baca Juga :  Mantan Mekanik Valentino Rossi Pensiun dari MotoGP, Ini Alasannya

Namun, para pengemudi mengaku khawatir tentang arti kesepakatan bagi mata pencaharian mereka. Pendapatan mereka terpangkas secara signifikan pada awal tahun ini ketika pandemi virus corona menghantam Indonesia.

Garda Nasional mengatakan bahwa pendapat pengemudinya saat ini telah pulih sekitar 70% dari pendapatan sebelum pandemi.

Serikat pekerja di Indonesia, yang mewakili lebih dari satu juta pengemudi, mengatakan mereka ingin pemerintah bergabung dalam negosiasi untuk melindungi mereka.

Baca Juga :  Cara Daftar Kip Kuliah 2021 Lengkap

“Merger merugikan dan kami akan memprotes Grab, Gojek, serta Softbank Jepang jika tidak ada dialog dengan kami dan regulator atau otoritas,” kata Fadel Balher, perwakilan serikat pengemudi di Kalimantan Timur. ”Dan kami akan memprotes dengan keras.”


SC Okezone

  • Bagikan
Positive SSL