Grab-Gojek Merger, Driver Ojol Ancam Demo Besar-besaran

  • Bagikan
68ce779e grab gojek
Foto: Okezone

JAKARTA – Serikat pengemudi Grab dan Gojek se-Indonesia mengancam akan menggelar aksi unjuk rasa jika mereka tidak dilibatkan dalam pembicaraan merger di antara dua perusahaan. Tidak diikutsertakannya para pengemudi dalam negosiasi bisnis tersebut dikhawatirkan akan berimbas pada hilangnya mata pencaharian mereka.

“Kami khawatir merger akan mengakibatkan pemberhentian pengemudi,” kata Igun Wicaksono, yang mengepalai Garda Nasional, serikat pengemudi yang beranggotakan lebih dari 100 ribu orang dari Grab dan Gojek seperti dilansir VOA Indonesia, Jakarta, Kamis (17/12/2020).

Mereka menyerukan pentingnya keterlibatan pemerintah dan pengemudi dalam proses negosiasi. “Jika kami diabaikan, maka upaya terakhir kami adalah melakukan demonstrasi massal di seluruh Indonesia,” katanya.

Baca Juga :  Lagi-lagi, 3 Oknum Wartawan Kepahiang Kena OTT

Sumber Reuters, Selasa (15/12), mengatakan bahwa dua perusahaan rintisan (start-up) tersebut sedang dalam pembicaraan lanjutan terkait rencana merger. Poin utama yang mencuat dalam negosiasi tersebut adalah mengenai bentuk entitas bisnis di Indonesia setelah mereka bergabung. Indonesia menjadi perhatian utama karena merupakan pangsa pasar terbesar bagi kedua start-up tersebut.

Baca Juga :  LBH Pers Minta Pemerintah-DPR Hapus Pasal 26 UU ITE
  • Bagikan