Anak Anda Menderita Anemia? Ini Dampak Jangka Pendek dan Panjangnya

  • Bagikan
7a0e6da4 cezdv2e1bfkmnhrw8bsz 21943 1

Health — ANEMIA atau kurang darah menjadi salah satu penyakit yang masih banyak dihadapi oleh masyarakat Indonesia. Pengidap anemia didominasi oleh anak kecil dan ibu hamil yang 50 sampai 60 persennya disebabkan defisiensi besi.

Spesialis Gizi dan Ketua Departemen Ilmu Gizi FK UI dr Nurul Ratna Mutu Manikam MGizi SpGK mengatakan masa kritis terjadinya anemia pada anak terjadi di usia 6 bulan sampai 3 tahun. Tentunya kondisi ini memiliki dampak yang besar terhadap anak.

Dalam webinar bertajuk ‘Kekurangan Zat Besi sebagai Isu Kesehatan Nasional di Indonesia dan Dampaknya Terhadap Kemajuan Anak Generasi Maju’, Kamis (17/12/2020), dr Nurul membagikan dampak anemia terhadap anak.

Baca Juga :  5 Brand Lokal Siap Unjuk Gigi di Jakarta Fashion Week 2021

Jangka Pendek:

1. Menurunnya kognitif atau kecerdasan (IQ).

2. Menurunnya fungsi otak seperti atensi, pendengaran, visual.

3. Menurunnya fungsi motorik.

  • Bagikan
Positive SSL