Haduh, 66.924 Rekening Calon Penerima BLT Pekerja Masih Bermasalah

  • Bagikan

Jakarta — Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto menyebut masih ada 66.924 rekening bermasalah dari calon penerima bantuan langsung tunai (BLT) berupa subsidi upah bagi pekerja bergaji di bawah Rp5 juta.

Agus menyatakan, hingga saat ini, pihaknya masih berusaha menghubungi berbagai pihak dari pekerja, pemberi kerja, hingga bank tempat rekening pekerja terdaftar.

“Masih ada 66.924 rekening yang masih dalam proses tim kami seluruh Indonesia bergerak cepat bekerja 24 jam menghubungi seluruh pihak,” kata Agus pada konferensi pers virtual, Rabu (16/12).

Baca Juga :  Jelang MotoGP Italia 2021, Rossi Malah Bersedih

Agus merinci, per akhir September 2020, sebanyak 12,4 juta rekening diserahkan kepada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Setelah dilakukan validasi berlapis, masih ditemukan sebanyak 154.887 rekening yang tidak bisa ditransfer alias bermasalah.

Dari total rekening bermasalah itu, pihak terkait melakukan perbaikan dan sebanyak 87.963 di antaranya sudah diperbaiki dan diserahkan kepada Kemenaker.

Sedangkan sisanya yakni 66.924 rekening hingga kini belum berhasil ditemukan pemecahannya. Agus bilang salah satu penyebab yang menyebabkan transfer gagal dilaksanakan yakni karena rekening telah ditutup oleh pekerja.

Baca Juga :  Mirip BLT, Subsidi Energi Langsung Diberikan ke Penerima

Kemudian, rekening yang didaftarkan bukan rekening yang terdaftar di sistem kliring nasional (SKN) Bank Indonesia.

“Ada juga rekening dibekukan, rekening diblokir, nama rekening tidak sesuai, nama pasif atau dorman jadi pada waktu validasi rekening ada tapi status rekening tidak diuji dan juga ada rekening pinjaman sehingga saat ditransfer BSU ditolak,” jelasnya.

Di kesempatan sama, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan per 14 Desember 2020, BLT sudah disalurkan sebesar Rp27,96 triliun. Artinya, realisasi sudah mencapai 93,94 persen dari target.

  • Bagikan