Tak Wajib Rapid Test, ASDP Perketat Protokol di Kapal

  • Bagikan
9fc75ca2 691e 49b4 904f b658ac284c46 169

CR — Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi memastikan bakal tetap memberlakukan protokol kesehatan secara ketat di dalam kapal feri meski kewajiban rapid test untuk penumpang dihilangkan.

Hal tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan virus corona yang bisa mengganggu operasional pelayaran ke depannya.

“Kalau tidak ada rapid test, yang kami lakukan antara lain pengecekan suhu dan pengetatan pemakaian masker. Nah, ini sesuatu yang kalau saya bilang never-ending job,” ucapnya dalam video conference bertajuk Layanan Angkutan Natal dan Tahun Baru 2021, Senin (14/12).

Menurutnya, saat ini kesadaran masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan di tempat umum sudah tinggi. Ia yakin meski di dalam perjalanan warga juga akan proaktif untuk membantu petugas mengawasi protokol kesehatan penumpang lain.

Baca Juga :  Pembalap Lain Wajib Waspadai Morbidelli di MotoGP 2021

“Dibandingkan April dengan sekarang, perilaku pengguna jasa di kapal sudah jauh lebih baik. Dulu diingetin pakai masker musti berantem, sekarang bahkan penumpang juga bisa saling mengingatkan,” terangnya.

Namun, kata Ira, pihaknya juga masih menunggu arahan dari gugus tugas covid-19 terkait dengan ketentuan rapid test selama masa liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Terlebih, jumlah penumpang harian diprediksi bakal naik sekitar 12 persen pada masa-masa tersebut.

“Terkait liburan ini nanti terutama yang dari Jakarta dan Bali ada persyaratan khusus, nanti saya kira teman-teman media cari dalam waktu sangat dekat akan ada ada pengumuman dari tugas-tugas,” tuturnya.

Baca Juga :  Film Dokumenter Kisah 'Cinderella' BLACKPINK Segera Tayang, Cek Tanggalnya

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan penumpang untuk angkutan seperti bus dan kapal feri yang memiliki jarak tempuh lebih dekat tak membutuhkan rapid test.

Namun, ada pengecualian bagi masyarakat yang ingin menyeberang dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi ke Pelabuhan Gilimanuk Bali.

Pengecualian tersebut mengacu pada aturan Pemda setempat di mana Pemda Bali mewajibkan semua orang yang masuk ke pulau tersebut memenuhi dokumen dan prosedur pengecekan kesehatan.


Cnnindonesia

  • Bagikan