Kejari Kepahiang Tetapkan 2 Tersangka Kasus Pengadaan Lahan Kantor Camat Tebat Karai

Kepahiang Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepahiang tetapkan pemilik lahan A. Rizal dan PPTK AS sebagai tersangka atas perkara dugaan korupsi pengadaan lahan kantor Camat Tebai Karai, Senin, 14/12/2020.

Setelah melului rangkaian penyelidikan dari tahun 2019 Kejari Kepahiang akhirnya menetapkan 2 orang tersangka atas dugaan Kerugian Negara pengadaan lahan Kantor Camat Tebat Karai pada tahun 2015 yang menggunakan dana APBDP Tahun 2015 Kabupaten Kepahiang. Hal tersebut dijelaskan Kajari Kepahiang Ridwan, SH.

Baca Juga :  Keterangan Kepsek Berbelit, Hakim Minta Mantan Kadisdik Dihadirkan –

“Dalam Pengadaan lahan ini tidak ada KJPP hanya seolah-olah atau modus. Sehingga harga yang di tetapkan mengakibatkan kerugian negara Rp 281.063.000 dari total anggaran 1.1 Milyar,” jelas Kajari Ridwan, SH didampingi Kasi Pidsus Riky Musriza, SH, MH, Kasi Intel, Arya Marsepa, SH, Kasi Datun dan Kasubbagbin dalam Jumpa Pers.

Untuk pasal yang di kenakan dikatakan Kajari Primair Pasal 2 ayat 1 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagai mana telah di ubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang pembertasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Baca Juga :  Tomi Saputra, Pelajar SD Asal Kabupaten Kepahiang Jadi Peserta (FLS2N) Terbaik Tingkat Provinsi Bengkulu

” Sedangkan Khusus Tersangka AR selain pasal diatas penyidik melapis dengan pasal tindak pidana benturan kepentingan dalam pengadaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 12 huruf i UU No 31 Th 1999 sebagaimana telah di ubah dengan UU No 20 Th 2001, karena tersangka saat itu sebagai DPRD,” Tegas Kajari. (Nn)


Melansir matapublik

Cakrawala Rafflesia