Kendarai Motor Ducati, Adik Tiri Valentino Rossi Coba Curi Ilmu dari Bagnaia

  • Bagikan
a667e84b images 14

MotoGP — Adik tiri Valentino Rossi, Luca Marini dipastikan bakal mengendarai motor Ducati di MotoGP 2021 nanti. Ia yang tergabung dengan Esponsorama Ducati itu tepatnya akan memakai motor Desmosedici GP 20.

Tentu bagi pembalap debutan seperti Marini, mengendarai motor Ducati jelas tidak mudah. Sebab pada dasarnya kuda besi pabrikan asal Italia tersebut memang dikenal sangat sulit ditaklukkan.

Bagi Marini, hal itu jelas menjadi kabar yang buruk. Sebab rider asal Italia itu jelas ingin meraih hasil terbaik di tahun pertamanya tampil di kelas MotoGP pada tahun depan.

Untuk bisa mewujudkan impiannya meraih hasil yang terbaik itu, Marini pun mengatakan akan melakukan berbagai cara, salah satunya dengan meminta saran atau tips dan trik kepada Francesco Bagnaia.

Baca Juga :  Usai Dilantik Jadi Mensos, Risma Janji Bansos Cair Awal Januari 2021

Seperti yang diketahui, Bagnaia adalah rider yang sudah dua tahun mengendarai motor Ducati bersama Pramac. Ia yang baru naik ke kelas MotoGP pada 2019 silam pun merasakan betapa sulitnya menguasai Desmosedici.

Akan tetapi, perlahan namun pasti Bagnaia pun mulai memahami motor kebanggaan Ducati tersebut. Tak heran jika pada MotoGP 2021 mendatang Bagnaia dipercaya untuk langsung membela tim pabrikan bersama Jack Miller.

Keberhasilan Bagnaia yang mulai memahami kinerja dari motor Ducati itu pun ingin dicuri ilmunya oleh Marini. Sebagai sesama pembalap jebolan Akademi VR46 serta sesama rider Italia, Marini pun yakin Bagnaia mau membantunya.

“Pihak Ducati telah mengatakan bahwa motor mereka bukan motor yang paling sederhana. Itu adalah motor yang istimewa. Pada akhir tahun MotoGP 2020 mereka terlihat kuat dengan banyak rider yang tentunya memiliki cara balapan yang berbeda,” kata Marini, dilansir dari Tuttomotoriweb, Minggu (13/12/2020).

Baca Juga :  Gempa M 5,7 Guncang Manggarai NTT

“Ducati berhasil keluar menjadi juara di tim konstruktor. Saya pikir pada kenyataannya itu juga bisa menjadi motor yang seimbang, tapi kita perlu mengetahuinya,” tambah pembalap peringkat kedua di klasemen akhir Moto2 2020 tersebut.

“Saya sudah berbicara sedikit dengan Pecco (sapaan akrab Bagnaia), tetapi lebih secara garis besar. Nanti saya akan menanyakan sesuatu yang lebih banyak kepadanya saat kami mendekati tes pertama (tes pramusim MotoGP 2021,” tutup Marini.


Okezone

  • Bagikan
Positive SSL