Reaksi Joan Mir Dinilai Beruntung Bisa Juarai MotoGP 2020

  • Bagikan
c26d272c 1793254370

MotoGP — Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Joan Mir, memberikan tanggapan soal komentar miring dalam keberhasilannya menjuarai MotoGP musim 2020. Mir mengaku sama sekali tidak peduli dengan komentar-komentar tersebut.

Sebagaimana diketahui, Mir memang berhasil menjalani kampanyenya di MotoGP 2020 dengan performa luar biasa. Meski di awal kejuaraan dunia tahun ini, tidak ada satu pun pihak yang memprediksi bahwa Mir mampu menjuarai MotoGP 2020.

Hal tersebut memang tidak berlebihan, mengingat Mir sempat tampil kurang kompetitif pada tiga balapan perdana MotoGP 2020. Mir baru bisa menunjukkan tajinya sebagai calon juara dunia MotoGP 2020 ketika mengaspal di seri Austria.

Ya, dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring tersebut, Mir berhasil mengklaim podium kedua. Sejak saat itu, Mir pun mampu konsisten untuk bersaing memperebutkan podium demi podium di sejumlah balapan.

Baca Juga :  Klasemen MotoGP Setelah Marquez Menangi GP Jerman

Mir sendiri akhirnya mengunci gelar juara dunia musim ini ketika mengaspal di MotoGP Valencia 2020. Pada balapan tersebut Mir memang hanya mampu finis di posisi ketujuh, namun raihannya poin sudah tidak mungkin terkejar oleh pembalap Tim Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli.

Meski begitu, keberhasilan Mir menjuarai MotoGP 2020 disebut-sebut hanya keberuntungan. Pasalnya Marquez yang mendominasi kejuaraan dunia dalam beberapa musim terakhir harus absen dikarenakan cedera patah tangan kiri.

Mir pun lantas memberikan reaksinya soal pernyataan yang mengatakan dirinya beruntung menjuarai MotoGP 2020. Mir menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak peduli dengan komentar-komentar semacam itu.

Baca Juga :  Viral Wanita di Sulut Terjang Mobil Suami Diduga Selingkuh

“Saya tak terlalu ambil pusing soal komentar macam itu, karena saya rasa orang yang berkata begitu adalah orang-orang yang hanya tahu sedikit soal balap motor,” jelas Rins, sebagaimana disadur dari Marca, Senin (7/12/2020).

“Jika Anda bilang nilai sebuah gelar tak terlalu berharga karena pembalap lain cedera, maka tak ada gunanya mereka memberi saya trofi. Sebut saja semua nama yang ada, dan lihat saja faktanya,” sambungnya.

“Marc sendiri, pada tahun pertamanya. Ia meraih gelar dunia saat, tak hanya satu, melainkan dua pembalap mengalami cedera, yakni Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa. Marc pun jadi juara dengan status layak yang luar biasa,” tuntas pembalap berusia 23 tahun tersebut.


Editor AG

SC Okezone

  • Bagikan
Positive SSL