Franco Morbidelli Bikin Girang Tim Valentino Rossi

  • Bagikan
64aac588 franco morbidelli bikin girang tim valentino rossi

MotoGP — Performa apik ditunjukkan Franco Morbidelli di Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 dengan menyabet posisi runner-up. Kegemilangan pembalap Italia-Brasil itu membuat asisten Valentino Rossi girang.

Rossi, meski berusia 42 tahun dipastikan menjalani balapan MotoGP 2021. Ia akan membela tim satelit Yamaha, yakni Petronas. Itu artinya, The Doctor—julukan Valentino Rossi—akan satu tim dengan mantan anak didiknya, Franco Morbidelli.

Asisten Rossi, Alessio Salucci, mengungkapkan cerita gila mengenai Morbidelli. Dia menjelaskan bahwa tidak ada yang peduli dengan pembalap berusia 26 tahun tersebut.

“Ada kisah gila soal Franco. Tak ada yang percaya pada Morbidelli. Saya berterima kasih kepada pada Gresini dan Italtrans,” ungkap Salucci mengutip GPOne, Sabtu (5/12/2020).

Baca Juga :  Penghitungan Suara di 3 Negara Bagian Digugat Tim Donald Trump

”Tidak ada yang peduli dengannya, saya seperti orang gila yang meminta agar dia bisa membalap.”

“Kemudian Fausto (Gresini) mengetes, Italtrans melaihatnya dan di situlah kariernya dimulai. Franco bukan siapa-siapa sebelumnya. Yang ia raih sekarang bermakna ganda. Jadi ini akan menjadi tahun yang hebat dan penting, tetapi juga sedikit menakutkan,” tutur Salucci.

Penampilan Morbidelli pada MotoGP 2020 sangat cukup baik. Dia tiga kali menjadi juara seri dan lima kali naik podium.

“Ini adalah motor yang sangat sulit. Banyak hal-hal rumit, ban segala macam. Tetapi Morbidelli menang balapan, Quartararo juga,” ujar Salucci.

“Kami pernah berada di posisi itu, kami mulai memahami jalur yang benar, jika Anda menemukannya, dan selanjutnya hal yang dibutuhkan adalah momen,” tutur Salucci.

Baca Juga :  Tak Ingin Gegabah, Johann Zarco Tak Paksakan Diri Kejar Oliveira

Salucci juga menilai sosok Franco Morbidelli dan Francesco Bagnaia bakal menjadi penerus Rossi jika dia pensiun dari MotoGP. Keduanya akan menjadi panutan baru bagi pembalap muda di akademi Rossi.

“Pada akhir musim lalu, dia menunjukkan bahwa dirinya lebih kuat dari sebelumnya. Tahun lalu, kami tidak berharap dia bisa menawarkan performa yang sama dengan Quartararo. Namun, kami berharap dia akan berada di depannya pada papan klasemen. Hanya, dia butuh waktu lebih lama untuk pergi tahun ini karena dia sebelumnya menggunakan motor Honda,” ucap Zeelenberg, dilansir Speedweek.


Sc okezone

  • Bagikan