7 Mukjizat Nabi Beserta Hikmahnya

  • Bagikan
e173a64c 3d1b 4e56 af4c 558d88efc82f 169

Setiap nabi memiliki mukjizat masing-masing yang tertulis dalam Al-Quran dan Hadits. Artikel ini akan membahas beberapa mukjizat nabi yang kisahnya bisa diambil hikmahnya.

1. Nabi Nuh

Kisah nabi Nuh merupakan satu bukti mukjizat diberikan pada nabi sebagai utusan Allah SWT. Salah satu kisah Nabi Nuh yang kerap diceritakan kembali adalah bagaimana ia dan kaumnya selamat dari bencana banjir setelah menaiki perahu besar.

Nabi Nuh beserta pengikut setianya bergotong-royong membuat sebuah bahtera atau kapal besar dari kayu karena percaya sebuah azab akan datang. Sampailah harinya tiba, banjir dahsyat datang. Nabi Nuh beserta pengikut setianya yang berada di atas kapal selamat dari azab tersebut. Kisah Nabi Nuh tertera dalam Al-Quran, yang berbunyi:

“Maka Kami selamatkan Nuh dan orang-orang yang besertanya di dalam kapal yang penuh muatan. Kemudian sesudah itu Kami tenggelamkan orang-orang yang tinggal,”(Asy-Syu’ara ayat 119-120).

Kapal Nabi Nuh kemudian menepi di pegunungan Arafat. Setelah banjir surut, Allah perintahkan Nabi Nuh untuk memulai kehidupan yang baru.

2. Nabi Ibrahim

Nabi Ibrahim AS merupakan salah satu dari nabi utama utusan Allah SWT yang diberi gelar Ulil Azmi. Nabi Ibrahim memiliki sejumlah mukjizat, salah satunya tak terbakar saat dirinya dihukum dibakar oleh raja Namrud.

Mukjizat tersebut tertera dalam firman Allah SWT di Al-Quran, sebagai berikut:

“Mereka berkata: “Bakarlah dia dan bantulah ilah-ilah kamu, jika kamu benar-benar hendak bertindak. Kami berfirman: “Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim. Mereka hendak berbuat makar terhadap Ibrahim, maka Kami menjadikan itu mereka orang-orang yang paling merugi.”(QS. Al- Anbiya’ ayat 68-70).

3. Nabi Ismail

Nabi Ismail AS merupakan putra dari Nabi Ibrahim AS. Kisah kesabaran ayah dan anak dalam menjalani perintah Allah SWT merupakan bukti kenabian keduanya.

Di suatu hari, Ibrahim bermimpi dirinya menyembelih sang anak, Ismail. Ia menafsirkan bahwa mimpi tersebut adalah perintah Allah SWT. Hal tersebut tertera dalam Al-Quran:

“Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: ‘Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu!’. Ia menjawab: ‘Hai Bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu, Insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar’.” (QS. As-Saffat ayat 102).

Baca Juga :  Syarat Mendirikan Sholat Jumat

Dengan kesabaran dan iman, Ismail mengiyakan perintah Allah tersebut. Ketika Ibrahim menyembelih Ismail, Allah SWT mengganti tubuh Ismail dengan seekor biri-biri.

“Wahai Ibrahim! sungguh, engkau telah membenarkan mimpi itu. Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.” (QS. As-Saffat ayat 104-107).

Kisah ini merupakan cikal-bakal dari konsep kurban saat umat muslim merayakan hari raya Idul Adha setiap tahunnya. Hikmah dari kejadian tersebut dalah bahwa kerikhlasan dalam memberi kelak akan mendapat balasan dari Allah SWT.

4. Nabi Musa

Salah satu kisah mukjizat Nabi yang kerap diceritakan turun temurun adalah bagaimana nabi Musa AS membelah laut ketika lari dari kejaran Firaun. Nabi Musa AS merupakan salah satu nabi utama utusan Allah SWT yang memiliki gelar Ulul Azmi.

Walkisah, karena tidak kuat dengan kezaliman Firaun, Nabi Musa dan pengikutnya memutuskan untuk pindah melarikan diri dari Mesir menuju Syam. Namun, di tengah perjalanan mereka terjebak laut merah dan tak bisa melintas.

Sementara itu, Firaun yang mendengar kabar tersebut mengajak tentaranya mengejar Musa di perjalanan melarikan diri. Saat itu, turun wahyu Allah SWT memerintahkan nabi Musa untuk memukulkan tongkatnya.

“Pukullah lautan itu dengan tongkatmu” Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar. (QS:Asy-Syu’ara Ayat: 63).

ILUSTRASI KISAH NABI - NABI MUSANabi Musa diberi mukjizat dapat membelah laut menjadi dua untuk membawa pengikutnya meninggalkan Mesir (Foto: iStock/kevron2001)

Setelah tongkat dipukulkan, laut merah terbelah sehingga membentuk jalur. Nabi Musa dan pengikutnya pun kemudian dapat melintasi jalan tersebut. Sementara, ketika Firaun dan tentaranya berusaha mengikuti jalan Musa tersebut, laut merah kembali menyatu dan menenggelamkan mereka.

“Dan Kami selamatkan Musa dan orang-orang yang besertanya semuanya. Dan Kami tenggelamkan golongan yang lain itu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar merupakan suatu tanda yang besar (mukjizat) dan tetapi adalah kebanyakan mereka tidak beriman.” (QS:Asy-Syu’araa Ayat: 65-67).

Baca Juga :  Khutbah Jumat : Kaitan Erat Ramadhan dan Doa

5. Nabi Sulaiman

Nabi Sulaiman AS dikaruniai mukjizat dapat berbicara dengan hewan. Dalam Al-Quran tercatat firman Allah SWT yang perihal kemampuan Nabi Sulaiman memahami hewan.

“Dan Sulaiman telah mewarisi Dawud, dan dia (Sulaiman) berkata, “Wahai manusia! Kami telah diajari bahasa burung dan kami diberi segala sesuatu. Sungguh, (semua) ini benar-benar karunia yang nyata.” (QS An-Naml ayat 16)

ILUSTRASI KISAH NABI - NABI SulaimanNabi Sulaiman diceritakan sebagai raja yang kaya. Mukjizat Nabi Sulaiman adalah kemampuannya mengerti bahasa hewan. (Foto: Diolah dari Istock)

“Hingga ketika mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut, “Wahai semut-semut! Masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan bala tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.” (QS An-Naml ayat 18)

6. Nabi Yunus

Kisah Nabi Yunus mengajarkan kita tentang bagaimana kesungguhan seorang makhluk bertaubat pada Allah SWT. Salah satu yang diingat dari Nabi Yunus adalah bagaimana ia diselamatkan ketika dirinya tertelan dan masuk ke perut seekor paus.

Walkisah, di suatu perjalanan Nabi Yunus terombang-ambing di permukaan laut hingga akhirnya tenggelam. Tubuhnya kemudian terhisap dan tertelan seekor paus yang besar, sehingga Nabi Yunus terdampar di perut paus.

ILUSTRASI KISAH NABI - NABI YUNUSKisah mukjizat Nabi Yunus yang bertahan hidup di perut paus memberi hikmah pentingnya kesungguhan bertaubat. (Foto: Diolah dari Istock)

Rupanya, paus tersebut merupakan kiriman Allah untuk Nabi Yunus. Nabi Yunus bertahan hidup dan bertaubat dengan sungguh-sungguh. Kisah tersebut terdapat di Al-Quran:

“Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap,

“Bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.”-Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.” (QS. Al Anbiyaa’: 87-88).

7. Nabi Isa

Salah satu mukjizat yang diterima Nabi Isa adalah bagaimana beliau mampu menyembuhkan orang sakit hingga menghidupkan kembali orang yang telah mati.

Allah SWT berfirman dalam Al-Quran tentang mukjizat Nabi Isa yang merupakan bagian dari Ulul Azmo, atau Nabi utama utusan Allah SWT. Berikut kutipan Al-Quran yang mengisahkan mukjizat Nabi Isa AS:

“…Dan (ingatlah) di waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) dengan seizin-Ku…” (QS.Al Maidah: 110).


Editor AG

SUmber CNNIndonesia

  • Bagikan
Positive SSL