Setelah Jadi Bahan Lelucon, Desa Fucking di Austria Ganti Nama

  • Bagikan
f68deb57 ilustrasi bendera austria atau ilustrasi austria 169

CR —Penduduk di desa “Fucking”, desa kecil di Austria, memutuskan mengubah nama desa mereka setelah menjadi bahan lelucon terutama di media sosial. Mereka mengubahnya menjadi desa “Fugging”.

Risalah dari rapat dewan kota yang diterbitkan pada Kamis (26/11) menunjukkan bahwa desa berpenduduk sekitar 100 orang yang terletak 350 kilometer di barat Wina tersebut akan diberi nama “Fugging” mulai 1 Januari 2021.

“Saya dapat mengonfirmasi bahwa desa itu telah diganti namanya. Saya benar-benar tidak ingin mengatakan apa-apa lagi, kami sudah cukup banyak dihebohkan oleh media tentang hal ini di masa lalu,” kata Wali Kota Tarsdorf, Andrea Holzner kepada harian regional Oberoesterreichische Nachrichten (OOeN).

Tarsdorf adalah kotamadya tempat desa itu berada.

Baca Juga :  Marc Marquez Akan Hadir di MotoGP Catalunya 2020

Dilansir New York Post, akibat namanya yang “unik”, para turis yang mayoritas berasal dari negara Barat berbondong-bondong ke desa Fucking untuk berfoto di samping tanda masuk bertuliskan nama desa. Beberapa dari mereka bahkan berpose cabul dan diunggah ke media sosial.

Dilansir The Guardian, menurut harian Austria Die Presse, penduduk desa Fucking yang dikenal sebagai Fuckingers “sudah muak dengan pengunjung dan lelucon buruk mereka”.

Kendati demikian, tidak semua orang senang dengan perubahan nama tersebut.

“Apakah orang-orang tidak punya selera humor akhir-akhir ini?,” tanya seorang pembaca OOeN.

“Mereka mendapatkan publisitas gratis, mereka seharusnya senang memiliki nama yang lucu,” kata komentar lainnya.

Penunjuk arah desa tersebut dilaporkan juga telah dicuri, sehingga mendorong pihak berwenang untuk memasang penunjuk arah baru dengan beton untuk mencegah pencurian.

Menurut beberapa ahli, nama “Fucking” berasal dari abad ke-11.

Desa ini pertama kali dihuni secara resmi sekitar 1070. Tapi sumber pengetahuan lokal menunjukkan bahwa seorang bangsawan Bavaria abad ke-6 bernama Focko benar-benar mendirikan permukiman tersebut.

Baca Juga :  Pajak Motor Matik Pelaku Bom Makassar Mati Sejak 2020

Peta yang berasal dari tahun 1825 kemudian menggunakan ejaan Fuking. Lalu tepat di seberang perbatasan di Bavaria di Jerman, ada sebuah desa bernama Petting.


Melansir cnnindonesia

  • Bagikan