KCI Minta Maaf , Terkait Penumpang KRL Dipukul Petugas di Manggarai

3

Jakarta — Petugas Stasiun Manggarai yang diduga memukul penumpang wanita Kereta Rel Listrik (KRL) kemarin, Senin (23/11) sore bakal diberi sanksi. Dugaan pemukulan itu dilaporkan terjadi saat penumpang hendak menyeberang antarperon┬ádi Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan.

“Petugas yang terkait insiden tersebut tentunya akan diproses sesuai aturan yang berlaku, saat ini jalur damai sudah dilakukan,” kata VP Corporate Communications PT┬áKereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba melalui pesan singkat yang dilansir dari CNNIndonesia.com, Selasa (24/11).

Anne menyatakan PT KCI turut meminta maaf atas insiden tersebut. Menurutnya, saat kejadian kemarin pihaknya juga langsung membawa korban tersebut ke pos kesehatan Stasiun Manggarai untuk mendapat perawatan.

Insiden pemukulan itu sempat viral di media sosial. Seorang pengguna twitter @raidsuhanri mengunggah sebuah foto seorang perempuan dengan wajah berdarah kepada akun resmi PT KCI @CommuterLine.

Baca Juga :  DVI Terima 17 Kantong Jenazah Serta 53 DNA Keluarga Korban SJ 182

Pemilik akun mengatakan perempuan dalam potret itu adalah adiknya yang dipukul oleh petugas keamanan di Stasiun Manggarai.

Namun, saat CNNIndonesia.com melakukan penelusuran pada Selasa (24/11) pukul 10.30 WIB, unggahan tersebut sudah dihapus. Namun salah seorang pengguna twitter lainnya @phenolphtaleinn membeberkan kronologi insiden itu.

Dari tulisan @phenolphtaleinn, petugas Stasiun Manggarai menutup penyeberangan dari jalur 5 ke jalur 6. Menurutnya, korban yang melihat tak ada kereta lantas menyeberang. Namun, petugas tersebut mengejar dan menarik jaket korban dari arah belakang.

Penumpang KRL wanita itu lantas tidak terima dan terjadi adu mulut. Setelah dilerai beberapa petugas dan penumpang KRL di area stasiun, akhirnya korban menunggu di peron jalur 5 hingga penyeberangan dibuka lagi.

Baca Juga :  Fakta Ibu Hamil Dapat BLT Rp3 Juta dan Lansia Rp2,4 Juta

Saat palang perlintasan dibuka, korban memukul petugas KRL dan petugas balik memukul korban tepat di bagian wajah. Darah bercucuran dari hidung korban.

Menanggapi laporan kronologi itu, Anne kembali mengingatkan bahwa keselamatan dan kesehatan penumpang merupakan prioritas KRL. Pengguna, kata Anne, dapat menggunakan underpass di Stasiun Manggarai bila penyeberangan sebidang sedang ditutup petugas saat menunggu kereta melintas.

“Petugas juga senantiasa menjaga keselamatan pengguna dalam menyeberang antarperon di Stasiun Manggarai dengan memastikan penyeberangan yang sebidang dengan rel ditutup sementara saat ada kereta yang akan melintas di jalur rel tersebut,” kata Anne.


Editor AG

Dilansir CNNINdonesia