Cek Yuk ! Sayuran Terbaik untuk Diet

Health — Pada dasarnya semua sayuran baik dikonsumsi baik saat diet maupun tidak sedang diet. Pasalnya, kandungan serat pada sayuran bisa membuat perut terasa kenyang lebih lama.

Namun, ada beberapa rekomendasi jenis sayuran tertentu yang dinilai efektif membantu program diet.

Sebagaimana dilansir Livestrong, studi pada Februari 2015 menemukan konsumsi 30 gram serat per hari bisa membantu menurunkan berat badan sama efektifnya dengan diet kompleks sekalipun.

Melihat fakta ini, Anda layak memasukkan beberapa rekomendasi jenis sayuran berikut jika ingin diet jauh dari kata gagal.

1. Bayam

Bunch spinach on whiteFoto: Istockphoto/chengyuzheng
Ilustrasi bayam.

Selama diet, Anda layak memasukkan bayam ke dalam menu karena cukup fleksibel diolah. Tidak hanya untuk santapan bersama sumber karbohidrat, bayam juga bisa diolah jadi smoothie. Bahkan, bayam juga bisa dijadikan side dish menu favorit seperti pasta atau lasagna.

Baca Juga :  Cari Jual Byoote Jakarta? Di Klik Byoote Aja!

Anda tidak perlu khawatir akan kandungan kalorinya. Dalam satu cangkir bayam masak (128 gram) ‘hanya’ mengandung 41 kalori. Namun kandungan seratnya bisa sampai 4 gram.

2. Brokoli

Ilustrasi BrokoliIlustrasi brokoli. (Meditations/Pixabay)

Sayuran hijau satu ini baik untuk diet karena memiliki volume cukup besar sehingga perut terasa kenyang lebih cepat. Sekitar 128 gram brokoli mengandung lebih dari 2 gram serat dan 6 gram karbohidrat. Sedangkan, untuk kandungan kalorinya ‘hanya’ sebesar 31 kalori.

Anda tidak perlu membatasi brokoli hanya untuk olahan sup. Namun, Anda juga bisa mencobanya dengan menambahkan brokoli pada mac and cheese, pasta, juga tumis.

3. Kubis Brussel

Sayuran ini mungkin masih terdengar asing di telinga Anda. Sesuai namanya, kubis mini ini awalnya populer di Brussel, Belgia. Kubis Brussel bisa diolah jadi masakan tumis atau dipanggang bersama minyak zaitun dan garam laut.

Bicara nutrisi, kubis Brussel bakal mendukung pemenuhan serat dan membantu menurunkan berat badan. Sekitar 85 gram kubis bisa memberikan asupan hampir 3 gram serat dan 35 kalori saja.

Baca Juga :  Penyebab Diabetes Tipe 1 yang Sering Menyerang Anak, Orangtua Wajib Tahu

4. Kembang kol

Fresh cauliflower on wooden tableIlustrasi kembang kol. (Istockphoto/serezniy)

Olahan sup mungkin tidak akan lepas dari kembang kol. Namun sebenarnya tidak hanya sebatas itu, sebab kembang kol bisa Anda gunakan untuk mengganti bahan pangan yang tinggi kalori. Parutan kembang kol bisa disulap jadi  pengganti nasi yang rendah kalori.

Bahkan, Anda bisa menjadikannya teman menyantap dada ayam yang dipanggang. Tidak perlu menambah bumbu, kembang kol sudah memiliki rasa manis dan terkaramelisasi sempurna. Sebanyak 128 gram kembang kol bisa memberikan asupan serat sebesar satu gram dan 25 kalori.

5. Kacang polong

Ilustrasi Kacang PolongIlustrasi kacang polong. (Devanath/Pixabay)

Kacang polong kerap jadi camilan lezat atau campuran sup, salad atau pasta. 85 gram kacang polong menyediakan 4 gram serat dan 70 kalori.

Kacang satu ini juga diandalkan untuk sajian berbasis tumbuhan (plant based). Sebagai sumber protein, 85 gram kacang polong bisa memberikan 4 gram protein. Protein membuat Anda merasa kenyang lebih lama juga membakar lebih banyak energi untuk metabolisasi.



Editor AG

Sumber CNNIndonesia

[wp-rss-aggregator sources="34413"]