SOSOK Pemilik CBR 1000RR SP yang Diseruduk Ayla

SOSOK Pemilik CBR 1000RR SP yang Diseruduk Ayla

Viral Viral insiden mobil Ayla menabrak Honda CBR 1000RR SP, siapa sih pemilik motor berharga fantastis ini?

Insiden yang dialami ini viral setelah videonya diunggah di Twitter bernama @ezash.

Peristiwa yang terjadi di Purwokerto ini sontak mencuri perhatian publik.

tribunnews
Pemilik Honda CBR dijemput pakai Porsche (Instagram @dimas_prasetyahani)

Pasalnya, Honda CBR 1000RR SP ini bukanlah motor biasa, harganya bisa 5 kali lipat dari mobil Ayla yang menyeruduknya.

Harga motor ini bisa mencapai Rp 700 juta.

Mobil Ayla hitam yang menabrak pun mengalami kerusakan di bagian bemper depan.

Akun @ezash juga menuliskan bahwa CBR 1000RR yang ditabrak bukan jenis CBR biasa yang berharga Rp 100 jutaan.

“Makanya liat-liat dulu kalau mau tengkar, Jangan R6/R1 dianggep R15, Jangan 636/10000 dianggep 250,”

“Liat lawan aja sik, gores dikit sama kaum mereka mah yang nangis darah ya elu.”

Pemilik CBR 1000RR SP

Lantas siapa pemilik motor berharga fantastis ini?

Pria pengendara Honda CBR 1000RR SP tersebut bernama Dimas Prasetyahani.

Ia memiliki akun Instagram bernama @dimas_prasetyahani dengan jumlah pengikut 42 ribu orang.

Dilihat dari akun Instagramnya, Dimas kerap memajang foto kendaran mewah nan mahal.

Sang istri yang bernama Denita Adveptiana mengabarkan jika Dimas baru saja diperbolehkan pulang setelah dirawat.

Melalui unggahan Instastorynya, Dimas memperlihatkan bahwa dia dijemput dari rumah sakit dengan mobil Porsche Boxster berwarna kuning.

Baca Juga :  Viral Kapal Tanker Tabrak Jamban WC, Warga Lari Terbirit-birit

Mobil Porsche Boxster ini sendiri dibanderol sekitar Rp1,83 milyar.

Pemilik Honda CBR dijemput pakai Porsche (Instagram @dimas_prasetyahani)pemilik honda cbr dijemput pakai porsche

Berikut beberapa foto Dimas bersama kendaraan mahalnya:

Berakhir Damai

Demi mengganti kerugian pemilik motor mahal itu, pihak keluarga penabrak menawarkan ganti rugi berupa 1 unit rumah dan mobil.

Namun korban yang bernama Dimas Prasetyahani menolak tawaran tersebut.

Bukan karena merasa kurang, tapi karena Dimas lulus melihat nasib keluarga penabrak dirinya.

Diungkap Dimas jika ia tak tega ketika mengetahui bila si penabrak memiliki seorang ibu dan istri yang sedang hamil 6 bulan.

Hal ini disampaikan Dimas melalui akun Instagramnya pada Jumat 20 November 2020.

Berikut isi curhatan Dimas:

“Bismillah

Setelah berunding dengan keluarga saya, keluarga saya melihat keadaan keluarga penabrak yang sedang kurang beruntung, kondisi istri penabrak yang memiliki bayi 2 tahun dan sedang hamil tua 6 bulan.

Rumah yang ditinggali milik ibunya dan ayahanda penabrak sudah meninggal, si penabrak satu-satunya tulang punggung keluarga namun mohon maaf pendapatan beliau dibawah umr.

Bukan tindakan terpuji apabila saya harus melanjutkan kasus ini hanya untuk memberikan efek jera kepada orang yang mencelakakan hidup saya.

Alloh swt sangat baik, saya masih diberi hidup setelah kejadian mengerikan kemarin hanya sedikit patah tulang yang insyaallah bisa pulih beberapa bulan kedepan.

Saya dan keluarga memilih memaafkan dan mengambil langkah mediasi dengan disaksikan ibu kasat lantas @rykerhima42 @satlantas_polresta_banyumas untuk menyelesaikan masalah ini.

Rumah dan unit yang ditawarkan kami tolak dan silahkan penabrak mengganti dengan nominal semampunya saja.

Insyaallah motor bisa diberesi dan rejeki masih bisa dicari namun apabila harus menyengsarakan satu keluarga dengan menahan tulang punggung keluarga dan menyengsarakan keluarga besarnya sepertinya bukan pilihan yang bijak.

Jadi dengan ini kami menyampaikan bahwa case lcgc vc cbr1000rrsp ditutup

Semoga kejadian yang kami alami bisa menjadi pembelajaran untuk teman-teman semua dalam berkendara dan menyikapi permasalahaan dijalan raya

Doakan tangan saya lekas pulih ya dan doakan pula semoga kehidupan si penabrak bisa membaik dan lebih baik lagi.

Insyaallah dengan seperti ini si penabrak juga sudah sangat jera. Sangat jera.

Terima kasih untuk support dan doa baik teman-teman semua salam kebaikan untuk semua pengguna jalan raya.”

Sementara itu dikutip dari Kompas.com, Dimas mengaku pihak keluarga penabrak sempat datang ke rumah sakit.

Baca Juga :  Viral! Video Wanita Tertawa Saat Proses Pemakaman Jenazah Covid-19

“Keluarga si penabrak sempat menemui saya di rumah sakit, dia satu-satunya tulang punggung keluarga. Keluarga sangat keberatan jika sampai dipidana,” kata Dimas saat ditemui di rumahnya, Jumat (20/11/2020).

“Saya kasihan, itu kan rumah satu-satunya, apalagi yang nabrak kan anaknya, (tapi) ibunya harus kena, istrinya kena, enggak ada tempat tinggal, saya mikir sampai sana,” ujar Dimas.

Dimas mengaku tidak tega apabila kasus tersebut sampai berdampak ke keluarga pengemudi mobil.

Baca Juga :  Vidoe Viral Mushola di Dicoret-coret 'Saya Kafir' hingga Al-Quran Disobek

“Kalau bicara materi, motor bisa diperbaiki, tapi kalau harus menyusahkan atau menyengsarakan keluarga lain kan kasihan.

Apalagi saya cuma patah tulang, masih diberi keselamatan oleh Allah,” ujar Dimas.

Dimas berpesan agar peristiwa kecelakaan yang dialami dapat menjadi pelajaran bagi para pengguna jalan.

“Semoga ini menjadi pelajaran karema di jalan kita enggak tahu akan bertemu siapa, harus hati-hati. Ini juga pelajaran buat saya yang menunggangi moge harus hati-hati, karena suaranya kenceng,” kata Dimas.

Dilansir (TribunStyle.com/Galuh Palupi)