Klaster Penyumbang Covid-19 Terbanyak di Kabupaten Kepahiang

KepahiangJuru Bicara Satuan Satgas (Satgas) Covid-19 sekaligus Kadis Kesehatan Kabupaten Kepahiang, H. Tajri Fauzan, SKM, M.Si mengungkapkan klaster pesta pernikahan dan pasar menjadi penyumbang terbanyak kasus Covid-19 di Kepahiang.

Diketahui, per Selasa (17/11/2020) kasus positif Covid 19 sudah menembus angka 103. Dari keseluruhan, 60 kasus merupakan klaster pasar dan pesta pernikahan.

Baca Juga :  Kapolres Dan Sekda Kepahiang Touring Ke Desa Batu Bandung

“Berdasarkan pengamatan kami yang didukung dengan fakta yang ada, sampai sekarang Prokes paling banyak dilanggar di pasar dan lokasi pesta pernikahan,” ujar Tajri.

Untuk memutus mata rantai penularan dari klaster pesta pernikahan, Satgas Covid-19 khususnya Dinkes Kabupaten Kepahiang sudah melakukan berbagai langkah dan upaya. Salah satunya dengan mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) dan Surat Edaran (SE) tentang Prokes.

Baca Juga :  Pendeta Yahudi Ramalkan Ini Soal Madinah Sebelum Nabi Muhammad SAW Lahir

Namun pada kenyataannya, hingga saat ini apa yang diharapkan belum sepenuhnya terealisasi. Karena sejak awal mula pandemi mewabah di Kabupaten Kepahiang, Kecamatan Kepahiang tidak pernah bangkit dari status sebagai kecamatan berzona merah.

“Selain pasar yang menjadi pusat keramaian masyarakat, pesta pernikahan paling banyak terjadi di Kecamatan Kepahiang,” ungkap Tajri.

Menindak lanjuti klaster pasar, Dinkes sudah merencanakan untuk melakukan pemetaan epideimologi. Dengan melakukan treacing berskala besar – besaran. Sasaran utama mereka adalah masyarakat yang biasa beraktifitas di seputaran Pasar Kepahiang.

Baca Juga :  21,7 Juta Siswa Akan Dapat Subsidi Internet dari Kemendikbud

“Nanti melalui pemetaan ini, setiap masyarakat yang dirapid ditemukan positif, dipastikan wajib isolasi sampai hasil pemeriksaan sampel Swabnya kami ketahui,” demikian Tajri.


AG

SC Radar kepahiang