Cek Rekening Sekarang ! BLT Subsidi Gaji Termin II Ditransfer ke 4,8 Juta Pekerja

  • Bagikan
418e534a 1605273952026504 0
ilustrasi gaji Source juangpencerah.com

JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan telah mencairkan bantuan subsidi gaji atau upah (BSU) tahap kedua untuk termin II. Pencairan sudah dilakukan sejak kemarin.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, pada tahap atau batch kedua ini ada sekitar 2.713.434 pekerja yang sudah ditransfer BSU. Jika ditotal dengan tahap pertama atau batch I, sudah ada 4.893.816 pekerja yang sudah mendapatkan subsidi gaji pada termin kedua ini.

Hingga saat ini, sudah Rp5,8 triliun anggaran untuk subsidi gaji atau upah yang sudah disalurkan untuk BSU batch I dan II. Menaker Ida menambahkan, pihaknya mengupayakan mempercepat penyaluran subsidi gaji/upah termin kedua.

Baca Juga :  Spek Samsung Galaxy S21 Bocor

“Alhamdulillah, kami kembali menyalurkan termin kedua subsidi gaji atau upah bagi para pekerja yang yang masuk dalam tahap 2 pada termin I lalu,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/11/2020).

Pencairan BSU ini juga sekaligus membantah cuitan dari akun resmi twitter BPJS Ketenagakerjaan yang menyebutkan BSU termin kedua ada penundaan. Karena tidak mungkin jika pencairan ditunda, sudah ada 4,8 juta pekerja yang menerima BSU di termin kedua ini.

Menaker Ida menjelaskan, setelah BSU termin pertama selesai disalurkan, Kemnaker melakukan evaluasi bersama BPJS Ketenagakerjaan, Bank Himbara, Ditjen Pajak (DJP), BPK, dan KPK. Kemnaker juga telah selesai melakukan pemadanan data dengan DJP, sehingga BSU bisa langsung dicairkan.

Baca Juga :  Waduh! Tukang Pikul Jenazah Covid-19 Mogok, Keluarga Angkut Sendiri ke Liang Lahat

“Sebelumnya Kami mendapat informasi bahwa penyaluran termin kedua ditunda. Hal itu tidak benar. Buktinya, termin kedua tahap I sudah disalurkan sejak Hari Senin lalu, dan kemarin dilanjutkan untuk tahap II,” kata Menaker Ida.

Bantuan pemerintah berupa BSU adalah salah satu program percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Subsidi ini diberikan kepada pekerja yang memenuhi syarat yaitu WNI, pekerja penerima upah, tercatat sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan per 30 Juni 2020, upah di bawah Rp5 juta dan memiliki rekening aktif.


AG

SC

  • Bagikan