Syarat Dan Cara Cek BLT UMKM Yang Diperpanjang Hingga 2021

  • Bagikan
Syarat Dan Cara Cek BLT UMKM Yang Diperpanjang Hingga 2021
Syarat Dan Cara Cek BLT UMKM Yang Diperpanjang Hingga 2021

Syarat Terima BLT UMKM yang Akan Diperpanjang hingga 2021

Pemerintah berencana memperpanjang pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah  (UMKM) hingga kuartal I 2021.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengungkapkan ekonomi tahun depan diprediksi lebih baik dari tahun ini. Namun, tidak serta merta bisa memulihkan kondisi UMKM.

“Meskipun mungkin keadaan ekonomi sudah lebih baik, tapi barangkali masih sulit lah kalau untuk usaha mikro,” kata Teten dalam webinar yang disiarkan di akun YouTube Sinar Mas, dikutip Jumat (13/11).

Apa saja syarat wajib bagi penerima BLT UMKM?

>

Dilansir dari laman resmi Kemenkop UKM, pertama, calon penerima merupakan Warga Negara Indonesia (WNI). Kedua, memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) di Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Ketiga, memiliki usaha berskala mikro. Keempat, sedang tidak menerima program kredit atau pembiayaan dari pihak lain, seperti bank dan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Kelima, bukan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS, anggota TNI, maupun Polri. Keenam, melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU) bagi pelaku usaha yang memiliki Kartu Tanda Penduduk yang berbeda dengan alamat domisili usaha.

Calon penerima BLT UMKM diusulkan oleh pengusul yang ditunjuk, di antaranya dinas yang membidangi koperasi dan UKM, koperasi yang telah disahkan sebagai badan hukum, kementerian/lembaga, dan perbankan maupun perusahaan pembiayaan yang terdaftar di OJK.

Baca Juga :  Polda Bali: Polisi Pengawal Pria Jogging Langgar Aturan

Dalam mengusulkan, calon penerima akan diminta untuk melengkapi sejumlah data antara lain nomor induk kependudukan (NIK), nama lengkap, alamat tempat tinggal sesuai KTP, bidang usaha, dan nomor telepon.

Calon penerima BLT UMKM yang memenuhi syarat akan diinformasikan melalui pesan singkat oleh bank penyalur. Setelah itu, calon penerima harus melakukan verifikasi ke bank penyalur yang sudah ditentukan untuk segera mencairkan bantuan yang diterima.

Saat ini, bank penyalur yang ditunjuk adalah BRI, BNI, dan Bank Syariah Mandiri. Penerima yang belum memiliki rekening di bank tersebut akan dibukakan rekening.

Sebagai informasi, bantuan produktif senilai Rp2,4 juta itu adalah dana hibah. Penerima tidak dipungut biaya apapun dalam penyaluran BLT UMKM tersebut.

Cara Cek Terima BLT UMKM yang Bakal Diperpanjang hingga 2021

Syarat Dan Cara Cek BLT UMKM Yang Diperpanjang Hingga 2021
Syarat Dan Cara Cek BLT UMKM Yang Diperpanjang Hingga 2021

Bagaimana cara mengecek seseorang menerima BLT UMKM?

Dilansir dari laman resmi Kemenkop UKM, pelaku yang memenuhi syarat akan diinformasikan melalui pesan singkat oleh bank penyalur. Setelah itu, calon penerima harus melakukan verifikasi ke bank penyalur yang sudah ditentukan untuk segera mencairkan bantuan yang diterima.

Saat ini, bank penyalur yang ditunjuk adalah BRI, BNI, dan Bank Syariah Mandiri. Penerima yang belum memiliki rekening di bank tersebut akan dibukakan rekening.

Baca Juga :  Fakta Penting Arsenal Tekuk Liverpool di Community Shield

Pengecekan juga dapat dilakukan melalui laman resmi https://eform.bri.co.id/bpum yang juga disediakan untuk melakukan proses verifikasi. Nantinya, akan muncul 2 kolom yang harus diisi, yakni nomor KTP dan kode verifikasi yang dikirim melalui SMS.

Pendaftar harus mengisi kedua kolom tersebut, dan jika sudah, lanjutkan dengan meng-klik tombol “Proses Inquiry”. Jika terdaftar sebagai penerima sesuai dengan NIK yang didaftarkan, maka akan muncul pemberitahuan di laman tersebut.

Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba Rachman mengatakan pelaku UMKM yang terdaftar sebagai penerima harus segera mendatangi bank BUMN untuk melakukan verifikasi dan memproses pencairan dana BLT.

Verifikasi dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Apabila penerima tidak melakukan verifikasi, pemerintah akan menarik kembali dana bantuan langsung tunai (BLT) Rp2,4 juta tersebut.

“Nanti yang bersangkutan juga menandatangani surat pernyataan bahwa mereka sesuai dengan ketentuan bukan pegawai negeri atau BUMN,” tutur Hanung kepada CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.

Sebagai informasi, bantuan produktif senilai Rp2,4 juta itu adalah dana hibah. Penerima tidak dipungut biaya apapun dalam penyaluran BLT UMKM tersebut.


AG

SC CNNIndonesia

  • Bagikan