Jokowi Pimpin Upacara Hari Pahlawan di TMP Kalibata

  • Bagikan
99289e6e 5fa9f1c9b2f79

Presiden Joko Widodo memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan 2020 di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (10/11). Upacara ini juga dihadiri oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Dilansir CNNIndonesia.com dari siaran langsung Youtube Sekretariat Presiden, upacara dilaksanakan dengan khusyuk. Di dalamnya dilakukan prosesi mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan.

Setelah upacara selesai, Presiden Jokowi dan rombongan melakukan ziarah ke sejumlah makam para pahlawan. Kegiatan ziarah diikuti dengan proses tabur bunga serta doa yang dipanjatkan oleh Jokowi.

Adapun salah satu makam yang didatangi oleh Jokowi ialah Mantan Ketua MPR Almarhum Taufieq Kiemas. Turut terlihat menemani Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko dan Menteri Agama Fachrul Razi.

Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan protokol kesehatan seperti menjaga jarak dan menggunakan masker. Upacara dan ziarah selesai dilaksanakan sekitar pukul 08.30 WIB.

Baca Juga :  Pemerintah Mengkaji Penambahan Nominal Bantuan Tunai hingga Kartu Prakerja

Bangsa Indonesia memperingati setiap 10 November sebagai Hari Pahlawan Nasional. Presiden Sukarno menetapkan Hari Pahlawan Nasional melalui Keppres Nomor 316 Tahun 1959 pada 16 Desember 1959 lalu.

Pemerintah menetapkan Hari Pahlawan Nasional sebagai hari besar yang bukan hari libur. Peringatan Hari Pahlawan Nasional untuk mengenang sejarah pertempuran 10 November 1945 yang berlangsung di Surabaya, Jawa Timur.

Pada tahun ini Jokowi akan menganugerahi gelar pahlawan nasional kepada enam tokoh negara.

Adapun rincian keenam tokoh tersebut, pertama, Sultan Babullah dari Provinsi Maluku Utara dan Kedua Machmud Singgirei Rumagesan dari Provinsi Papua Barat. Mensos Juliari Batubara menyebut kedua provinsi ini belum memiliki sosok pahlawan nasional sejauh ini.

Baca Juga :  Rekor Buruk Membayangi Yamaha Jelang MotoGP Valencia

Ketiga, gelar pahlawan akan diberikan kepada Jenderal Pol. (Purn.) Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo yang merupakan Kapolri pertama domisili di DKI Jakarta. Keempat, Arnold Mononutu dari Provinsi Sulawesi Utara yang merupakan tokoh pergerakan dan pernah menjadi Menteri Penerangan RI pada masa kepemimpinan Presiden Soekarno.

Kelima Sutan Mohammad Amin Nasution, dari Provinsi Sumatera Utara. Pria yang kemudian dikenal dengan nama SM Amin itu terlibat dalam ikrar sumpah pemuda bahkan menjadi salah satu panitia kongres untuk kegiatan tersebut. Serta keenam yakni Raden Mattaher Bin Pangeran Kusen Bin Adi dari Provinsi Jambi. Mattaher merupakan sosok panglima perang yang mempunyai peran sentral dalam menumpas kolonial Belanda di Jambi. 


AG

  • Bagikan
Positive SSL