Dan Joan Mir Pun Hidup Bahagia Selamanya…

  • Bagikan
Dan Joan Mir Pun Hidup Bahagia Selamanya...
Dan Joan Mir Pun Hidup Bahagia Selamanya...

MotoGP — Joan Mir adalah tokoh utama dongeng penuh fantasi di MotoGP 2020. Kini ia bersiap menjalani kalimat terakhir dalam dongeng-dongeng itu, yaitu hidup bahagia selamanya.

Siapa yang berani menjagokan Joan Mir untuk jadi juara dunia MotoGP 2020 di awal musim?

Nama Marc Marquez jelas jadi jagoan utama untuk mempertahankan gelar, disusul Andrea Dovizioso, Maverick Vinales, bahkan Valentino Rossi. Di Suzuki sendiri, nama Alex Rins jadi sosok yang lebih dijagokan untuk berbicara banyak dibandingkan Joan Mir.

Siapa yang berani menjagokan Joan Mir untuk jadi juara dunia MotoGP 2020 setelah Marc Marquez cedera parah?

Nama Joan Mir jelas belum masuk radar karena di tiga seri awal, Joan Mir dua kali gagal finis dan baru mengumpulkan delapan poin. Ia tertinggal jauh dari Fabio Quartararo yang menguasai puncak klasemen dengan 59 angka.

Seolah bergerak dalam senyap, Joan Mir mulai tampil konsisten. Namanya namun tak langsung dianggap jadi kandidat juara. Meski dua kali podium dan finis di posisi keempat pada tiga seri selanjutnya, Joan Mir belum dilirik dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP 2020.

Saat itu, Dovizioso dan Quartararo yang berduel di papan atas. Nama Joan Mir yang sudah ada di posisi keempat bahkan belum diperhitungkan, bahkan bila dibandingkan dengan Maverick Vinales dan Valentino Rossi yang saat itu sudah berada di bawahnya.

Ketika Joan Mir merebut dua runner up di MotoGP Emilia Romagna dan MotoGP Catalunya, barulah ia berada dalam radar perburuan gelar juara dunia. Ia ada di posisi kedua dengan selisih delapan poin dari Fabio Quartararo yang ada di peringkat pertama.

Baca Juga :  VR46 Diisukan Hampir Capai Kesepakatan dengan Ducati

Setelah sama-sama tampil buruk di MotoGP Prancis dan bahkan Joan Mir jadi tertinggal 10 poin, pembalap asal Spanyol itu menghentak lewat keberhasilan berdiri di podium ketiga pada MotoGP Aragon. Di saat bersamaan, Quartararo tak mendapat poin karena hanya finis di peringkat ke-18.

Joan Mir akhirnya berdiri jadi pemuncak klasemen dengan nilai 121 poin, unggul enam angka atas Quartararo.

Walau masih banyak keraguan yang menghinggap, Joan Mir membuktikan bahwa selisih poin yang ia punya dengan para pesaing tidak pernah berkurang, justru selalu bertambah. Joan Mir unggul 14 poin dari Quartararo usai MotoGP Teruel dan kini punya selisih 37 poin dari Alex Rins dan Quartararo usai MotoGP Eropa.

Pertanyaan yang ada kini kemudian berubah drastis. Kini pertanyaannya adalah, Siapa yang berani bertaruh Joan Mir bakal gagal jadi juara dunia MotoGP 2020?

Joan Mir hanya butuh tambahan poin maksimal 14 angka di dua seri tersisa. Hal itu bisa dicapai hanya dengan finis di posisi kesembilan di dua seri tersebut atau bahkan bisa langsung dituntaskan di MotoGP Valencia minggu depan.

Pramac Racing's Australian rider Jack Miller (L) and Suzuki Ecstar's Spanish rider Joan Mir (R) compete in the MotoGP Styrian Grand Prix on August 23, 2020 at Red Bull Ring circuit in Spielberg bei Knittelfeld, Austria. (Photo by Joe Klamar / AFP)Joan Mir (36) jarang dibicarakan sebagai kandidat juara meski mulai meraih hasil konsisten di pertengahan musim. (AFP/JOE KLAMAR)

Tak Peduli Banyak Kritikan

Bak kisah putri di negeri dongeng, Joan Mir mampu menjelma dari sosok yang dianggap sepele dan tak diperhitungkan menjadi sosok yang layak dijadikan sorotan utama.

Baca Juga :  Geram Banyak Keluarga Kades Terima Bansos, Mensos Risma Kaji Ulang DTKS

Kisah Joan Mir menuju gelar juara dunia MotoGP 2020 makin terasa ajaib bila mengacu fakta bahwa MotoGP Eropa merupakan kemenangan perdananya di MotoGP.

Sebelum Joan Mir, banyak pembalap yang berhasil memenangkan sejumlah seri MotoGP namun tidak pernah merasakan jadi juara dunia MotoGP. Contoh yang paling jelas adalah Dani Pedrosa dan Andrea Dovizioso sejauh ini.

Joan Mir di konferensi pers jelang MotoGP Teruel 2020.Di akhir musim, Joan Mir justru jadi kandidat terkuat untuk juara dunia MotoGP 2020. (Dorna Sports)

Namun Joan Mir justru bisa jadi calon juara dunia bahkan sebelum memenangkan seri perdana MotoGP dalam kariernya.

Kisah Joan Mir sudah hampir mendekati akhir cerita. Ia sudah bisa melihat akhir yang indah meski belum sepenuhnya bisa berlega hati.

Bakal ada tekanan besar dalam Joan Mir untuk mengakhiri kisahnya dengan sempurna musim ini. Banyak faktor yang harus bisa diatasi oleh Joan Mir, mulai tekanan berlebihan di lintasan balap hingga kondisi kesehatan seiring ancaman virus corona yang masih bisa mengintai siapa saja di MotoGP 2020.

Ketika Joan Mir pada akhirnya bisa mengakhiri musim dengan juara dunia di tangan, ia akan bisa tutup kuping terhadap semua nyinyiran yang pasti bakal hadir.

Tentang Joan Mir yang hanya mampu memenangkan satu seri sejauh ini, tentang Joan Mir yang menang karena tidak ada Marc Marquez, dan sederet hal lain yang dianggap keberuntungan bagi Joan Mir.

Joan Mir tidak akan peduli tentang hal itu. Yang terpenting baginya ia tidak curang dan satu gelar juara dunia MotoGP telah di tangan, sebuah gelar yang hanya bisa dimiliki segelintir pembalap pilihan.

Joan Mir kini siap melangkah pasti menuju kalimat indah di akhir dongeng yang berbunyi,”Dan Joan Mir hidup bahagia selamanya…”


AG SC CNNIndonesia

  • Bagikan