Comeback Tak Berbuah Manis, Rossi Kecewa Berat dengan Yamaha

  • Bagikan
dd1f3a95 disanjung dan dapat ucapan terima kasih dari rossi gerloff seperti mimpi wefc3fzycn

MotoGP — Rider Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, akhirnya kembali mengikuti balapan MotoGP setelah pada dua seri sebelumnya harus absen. Pasalnya, Rossi dinyatakan positif mengidap Virus Corona (Covid-19) bulan lalu sehingga harus menjalani masa karantina.

Pembalap berjuluk The Doctor itu pun menyambut gelaran MotoGP Eropa 2020 yang berlangsung pada Minggu 8 November itu dengan antusias. Akan tetapi, harus disayangkan karena Valentino Rossi justru mendapat hasil yang tidak memuaskan.

Karena kondisi Rossi yang baru sembuh, ia tidak bisa tampil maksimal di sesi kualifikasi dan akhirnya hanya bisa start dari posisi ke-17. Akan tetapi, bukan hal itu yang membuat Rossi kecewa, melainkan ketika balapan berlangsung.

Juara dunia sembilan kali itu pasalnya hanya bisa melaju sampai lap kelima. Motor balap yang ditunggangi The Doctor mengalami kerusakan mesin ketika memasuki tikungan keempat. Tak ayal, Rossi pun berhenti di tengah-tengah balapan.

Baca Juga :  Hasil FP1 MotoGP Catalunya: Espargaro Catat Waktu Tercepat

Akibat kejadian ini, Rossi merasa sangat kecewa dengan Yamaha karena dianggap tak bisa mengembangkan motor dengan baik. Rossi bahkan dengan tegas meminta Yamaha untuk meniru Suzuki dalam mengembangkan motor balapnya.

“Saya ingin menyelesaikan balapan. Saya memiliki start yang bagus tetapi pada tikungan keempat motor berhenti. Saya tidak berpikir mesinnya rusak, saya pikir ini masalah kelistrikan,” jelas Rossi, menyadur dari Tutto Motori Web, Senin (9/11/2020).

“Kami harus belajar dari Suzuki, yang telah menunjukkan bahwa masalahnya bukan pada mesin inline. Di departemen mesin kami, ada yang tidak beres, motornya lambat dan memiliki masalah keandalan. Juga mereka pasti mengerti sesuatu yang berguna tentang ban,” lanjut pembalap 41 tahun tersebut.

Baca Juga :  Target UMKM Go Digital Jadi 3 Juta

Menurut Rossi, permasalahan yang dimiliki oleh Yamaha ini cukup serius. Karena para pembalap di pabrikan mereka kerap mendapat hasil buruk, padahal pada seri sebelumnya menampilkan performa yang gemilang.

Rossi mencontohkan apa yang terjadi pada Franco Morbidelli. Sebelumnya, pada seri MotoGP Teruel 2020 yang dilangsungkan di Aragon, Morbidelli tampil sebagai pemenang. Akan tetapi, pada balapan kali ini di Valencia hanya bisa finis ke-11.

“Yamaha belum mengambil langkah yang diperlukan di MotoGP. Pada satu balapan Anda naik podium dan di balapan berikutnya Anda lambat. Lihat saja Morbidelli dari Aragon ke Valencia,” cecar Valentino Rossi.


AG SC Okezone

  • Bagikan
Positive SSL