Vinales Tak Akan Ngotot Kejar Gelar Juara MotoGP Eropa

  • Bagikan
6d3a9d8e 1329016081

MotoGP —Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, sejatinya tengah bersaing dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP 2020. Akan tetapi, kini pembalap asal Spanyol itu sudah tidak terlalu berharap untuk meraih gelar juara.

Saat ini, Vinales sebenarnya berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan perolehan 118 poin. Pembalap berjuluk The Top Gun itu tertinggal 19 poin dari rider Suzuki Ecstar, Joan Mir, yang menempati puncak klasemen.

Dengan masih menyisakan tiga seri balapan lagi, secara matematis Vinales punya peluang cukup besar untuk mengudeta Joan Mir. Sayangnya, dalam balapan berikutnya, MotoGP Eropa 2020, Vinales memiliki peluang yang kecil untuk meraih poin maksimal.

Vinales pasalnya akan start dari pit lane dalam gelaran MotoGP Eropa yang berlangsung Minggu (8/11/2020) malam WIB tersebut. Maka dari itu, Vinales tak akan ngotot untuk membidik posisi terdepan yang mana ia tahu bakal sangat sulit.

Baca Juga :  Klasemen MotoGP 2020 Usai Styria 2020

Terlalu memaksakan diri pasalnya memiliki risiko besar bakal mengalami kecelakaan. Maka dari itu, ia lebih memilih untuk tetap melaju dalam kapasitasnya. Jika Vinales tetap sehat, maka ia masih akan punya kesempatan untuk membalikkan keadaan di dua seri terakhir.

“Saya tidak akan mengambil risiko apa pun pada hari Minggu. Jika motornya tidak berfungsi, saya tidak bisa melakukan waktu putaran yang baik atau saya tidak bisa mengejar pembalap terbaik, maka saya tidak akan membahayakan diri sendiri atau mengambil risiko cedera,” jelas Vinales, menyadur dari Speedweek, Minggu (8/11/2020).

“Saya akan mencoba untuk memaksimalkannya, tapi itu akan sangat sulit. Kita akan lihat bagaimana feeling saya nanti. Jika bagus, maka saya akan mendorong dan jika buruk saya tidak akan melakukannya. Jika saya hanya bisa mencapai posisi 14, tidak ada bedanya bagi saya. Itu hanya tambahan dua poin,” lanjutnya.

Baca Juga :  Nyetel dengan Motor Honda, Pol Espargaro Pede Bisa Rebut Gelar Juara

Vinales merasa pesimis menyambut datangnya MotoGP Eropa 2020 karena ia sadar motor balap Yamaha masih memiliki banyak kekurangan. Salah satu yang paling sering diderita Vinales adalah daya cengkeram yang rendah pada YZR-M1.

“Tingkat cengkeraman sangat rendah. Di FP2 saya hampir tidak punya cengkeraman dan ada masalah besar dengan motornya. Saya sudah lama tahu bahwa saya harus menggunakan mesin yang lain. Bahkan setelah Austria kami tahu bahwa kami dalam kesulitan,” beber The Top Gun.

“Kami tidak bisa melakukan lebih dari berharap untuk yang terbaik. Kami melakukan kesalahan dan harus membayarnya. Situasinya aneh. Ada banyak hal yang menjadi perhatian kami. Kami memiliki masalah dengan mesinnya,” pungkas Vinales.


AG

Okezone

  • Bagikan