Perasaan Rossi Campur Aduk Jelang MotoGP Eropa

  • Bagikan
aa138af9 2604794811

MotoGP — Pembalap senior Tim Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, mengungkapkan perasaannya usai kembali mengaspal di MotoGP musim 2020 seri Eropa. Rossi mengakui terdapat perasaan campur aduk usai melakoni aksi comeback-nya di MotoGP 2020.

Sebagaimana diketahui, Rossi memang sempat absen menjalani tiga balapan di MotoGP 2020. Hal tersebut terjadi setelah pembalap berkebangsaan Italia tersebut dinyatakan positif terpapar virus Corona (Covid-19).

Beruntungnya, para penggemar Rossi pun akhirnya bisa melihat kembali aksi pembalap idolanya di MotoGP Eropa 2020. Terlebih setelah hasil swab test Rossi menyatakan bahwa dirinya telah negatif terpapar Covid-19.

Valentino Rossi

Rossi sendiri sudah menjalani comeback-nya kala turun di sesi latihan bebas ketiga MotoGP Eropa 2020. Dalam sesi tersebut, Rossi berhasil tampil mengesankan dengan menempati posisi kedelapan usai mencatatkan waktu 1 menit 41.642 detik.

Baca Juga :  Jadwal Lengkap Liga Spanyol 2020/2021

Rossi kembali tampil di sesi latihan bebas keempat MotoGP Eropa 2020. Namun sayang pada sesi ini Rossi mengalami penurunan posisi, dengan hanya berada di urutan ke-14 usai mencatatkan waktu 1 menit 42.553 detik.

Sementara pada saat turun di sesi kualifikasi MotoGP Eropa 2020, Rossi memang hanya mampu menempati posisi ke-18. Hal tersebut didapatkan The Doctor –julukan Rossi– usai mencatatkan waktu 1 menit 42.039 detik.

Seusai menjalani hari kedua MotoGP Eropa 2020 dengan performa naik-turun, Rossi pun memberikan komentarnya. Rossi mengakui terdapat perasaan campur aduk yang dialaminya usai melakoni comeback-nya di hari kedua MotoGP Eropa 2020.

“Saya merasa nyaman dengan motor hari ini, tanpa masalah. Untungnya, ketika saya di karantina saya merasa selalu baik, hanya dua hari yang buruk, dan setelah itu baik-baik saja,” ungkap Rossi, seperti disadur dari laman resmi Monster Energy Yamaha, Minggu (8/11/2020).

Baca Juga :  Sesak Nafas di Pesawat, Penumpang Batik Air Meninggal Dunia

“Namun bagaimanapun, itu sulit karena saya harus tinggal di rumah sendirian selama 24 hari dan itu membosankan. Saya menjalani banyak pemeriksaan, dan setiap kali saya dinyatakan positif. Dan sekarang, setelah tiga minggu, saya kembali, dan saya sangat senang tentang ini,” lanjutnya.

“Tidak membalap beberapa minggu terakhir ini bukan masalah besar, tapi absen di FP1 dan FP2 bukanlah hal yang mudah, dan juga kondisi sore ini juga sulit. Pagi ini saya tidak terlalu buruk, tetapi di sore hari saya lebih menderita,” tutup pemilik tujuh gelar juara dunia tersebut.


AG

Source

  • Bagikan