Samsat Keliling di Kabupaten Kepahiang Masih Minim Peminat

  • Bagikan
eac4100d samsat keliling di kabupaten kepahiang masih minim peminat
foto radarkepahiang

Kepahiang Samsat Keliling sejatinya mempermudah masyarakat yang ingin membayar pajak kendaraan.

Namun keberadaan Samsat Keliling ini belum begitu diminati oleh masyarakat khususnya Kabupaten Kepahiang.

Kepada Radarkepahiang.Id, Kamis (05/11/2020) hal ini disampaikan Kasi Penagihan Pajak Kepahiang, Suparno, S.Sos.

“Samsat keliling ini untuk mempermudah masyarakat dalam membayar pajak, dalam kategori pajak kendaraan,” kata Suparno.

Tujuan lain Samsat Keliling meningkatkan mutu pelayanan publik, khususnya pelayanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Namun dalam minggu ini, Samsat Keliling Kepahiang tidak bisa menjalankan kegiatan seperti biasa. Lantaran belum menerima dana kegiatan dari Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD).

Baca Juga :  Satu Keluarga di Lumajang Tewas Diduga Keracunan Asap Genset

“Minggu ini tidak bisa beroperasi karena belum ada dana yang masuk dari BPKD. Kalau dananya sudah ada, nanti kita akan kembali beroperasi seperti biasa dengan jadwal yang ditentukan,” sambungnya.

Berdasarkan jadwal yang telah ditentukan, kegiatan Samsat Keliling akan diberitahukan kepada Kepala Desa (Kades). Sehingga bisa disampaikan kepada masyarakat melalui pemerintah desa.

“Kita beroperasi secara terjadwal, dan diketahui oleh Kades – Kades di setiap desa yang kita datangi. Kita mulai beroperasi pukul 08.00 WIB lalu berhenti pukul 14.00 WIB. Hasil dari operasi akan direkap dan pukul 15.00 WIB di setor ke Bank Bengkulu,” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan Suparno, salah satu alasan minimnya minat masyarakat membayar pajak melalui Samsat Keliling karena jarak Kantor Samsat yang terbilang dekat dari tempat tinggal masyarakat.

Baca Juga :  Pelantikan Bupati Pali Belum Teragendakan – cakrawalarafflesia

“Berbeda dengan kota – kota lain, di Kabupaten Kepahiang ini peminatnya sedikit. Alasannya salah satunya karena kantor Samsat jaraknya tidak terlalu jauh dari pusat kota. Jadi masyarakat lebih tertarik membayar pajak kendaraan di kantor,” pungkasnya.


AG

Lansir radarkepahiang

  • Bagikan