Tips Menyiram Anggrek Agar Bunga Mekar Indah

  • Bagikan
9abdc633 ilustrasi anggrek 1 169

CR —Di tengah pandemi virus corona (covid-19) seperti saat ini, berkebun merupakan aktivitas cukup menyenangkan. Tak heran bila dua hingga tiga bulan terakhir pedagang bunga Anggrek di Bogor dan Tangerang Selatan misalnya mengaku mengalami peningkatan penjualan tanaman yang memiliki nama latin Orchidaceae ini.

Melihat potensi keuntungan itu, maka sudah sewajarnya pemilik tanaman mengetahui dengan baik seluk beluk bunga anggrek yang diharapkan dapat menghasilkan bunga anggrek yang mekar sempurna.

Melansir Better Homes and Gardens, menyiram tanaman dengan kadar air dan waktu yang tepat merupakan kunci sukses menanam anggrek yang sehat dan indah. Namun, ada satu hal lagi yang perlu menjadi perhatian pemilik tanaman, alih-alih bergantung pada kadar air dan waktu penyiraman saja.

Penyiraman bunga anggrek sejatinya harus disesuaikan dengan media tanam masing-masing. Oleh sebab itu, berikut ini adalah beberapa tips menyiram bunga anggrek berdasarkan media pot yang perlu diperhatikan.

Cara Menyiram Anggrek dengan Media Tanam Kulit Kayu

Bila Anda menanam anggrek yang sengaja ditempelkan di kulit kayu untuk memberikan nilai eksotis, maka sewajarnya Anda juga harus lebih ekstra hati-hati saat menyiramnya.

Baca Juga :  Harus Tau! 7 Tanaman yang Bisa Mengusir Lalat di Rumah Halaman

Saat menyiram anggrek, tujuannya adalah untuk menjenuhkan atau membasahi potongan kulit kayu, bukan akarnya. Oleh karena itu, selalu gunakan air bersuhu ruangan; tidak dingin, tidak hangat.

Kemudian, hindari membiarkan air tetap berada di daun dan batang dekat kayu kulit, sebab hal itu dapat menyebabkan pembusukan. Seka dengan tissue atau kain lembut bilamana air tidak sengaja menciprat ke arah daun.

Cara Menyiram Anggrek dengan Media Tanam Pot Tanah Liat

Bila Anda memilih menanam anggrek di dalam pot tanah liat, maka pastikan kadar tanah dan air sesuai. Artinya, pemberian air yang terlalu banyak malah berakibat buruk sebab dapat mendorong pembusukan pada akar tanaman.

Saat menyiram anggrek, tuangkan air bersuhu ruangan, tidak dingin, tidak hangat ke dalam pot tanah liat. Bila sekiranya air sudah meresap dengan baik maka itu artinya cukup. Selain itu tanah liat merupakan wadah yang sangat baik untuk tanaman anggrek karena terakota juga menyerap kelembapan.

Baca Juga :  Formasi Lowongan CPNS Sepi Peminat

Cara Menyiram Anggrek dengan Media Tanam Sphagnum Moss (Lumut)

Beberapa anggrek ditanam di sphagnum moss. Anda dapat menyiramnya dari atas, seperti saat menyiram tanaman lain. Namun akan lebih mudah jika Anda membiarkannya terendam dalam baskom agar lumut memiliki cukup waktu untuk dehidrasi kembali.

Lumut sphagnum menahan kelembapan lebih lama daripada kulit kayu, jadi perlu diingat bahwa lumut bisa terasa kering di bagian atas tetapi masih lembab di dalam pot. Sebelum menyiram, masukkan jari Anda ke dalam lumut hingga kuku jari pertama untuk memastikannya benar-benar kering.

Sebab, akar anggrek membutuhkan udara untuk tumbuh, dan terlalu banyak air mampu menggeser atau mengurangi pasokan udara, sehingga menyebabkan akar membusuk.

Sementara itu, aturan umum tentang menyiram anggrek adalah seminggu dua-tiga kali, namun untuk jenis anggrek yang tahan kekeringan seperti cattleyas, oncidium, dendrobium, hanya perlu disiram seminggu sekali. Ataupun setiap empat atau lima hari sekali untuk anggrek lain seperti phalaenopsis.


Sc CNNIndonesia

  • Bagikan
Positive SSL