Usai 15 Tahun Beroperasi Gramedia Mal Taman Anggrek TUTUP

  • Bagikan
Usai 15 Tahun Beroperasi Gramedia Mal Taman Anggrek TUTUP
Usai 15 Tahun Beroperasi Gramedia Mal Taman Anggrek TUTUP (FOTO Twitter)

Jakarta — Manajemen toko buku Gramedia memutuskan untuk menutup gerai di Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat. Alasannya, perusahaan tidak memperpanjang masa sewa di Mal Taman Anggrek yang selesai pada Oktober ini.

“Betul tutup. Memang beberapa tempat terutama di mal sewanya sudah habis, kemudian Gramedia tidak melanjutkan lagi sewanya,” ujar Public Relations Manager PT Gramedia Asri Media, Rezza Patria Wibowo dilansir CNNIndonesia.com, Senin (26/10).

Ia menambahkan pertimbangan perusahaan tidak memperpanjang masa sewa lantaran masih memiliki gerai di dekat kawasan tersebut, yakni di Mal Ciputra dan Mal Central Park. Dengan demikian, pelanggan masih bisa mengunjungi kedua tempat tersebut.

“Pertimbangannya mana yang duluan habis (masa sewa), kebetulan Mal Taman Anggrek yang duluan habis kontraknya. Kemudian di-review dengan sewa dan lain-lain, kami pikir akan lebih baik dengan mempertahankan (gerai) di CP dan Ciputra, karena itu satu jalan satu deret, jadi pertimbangannya itu sewanya bisa kami kurangi,” tuturnya.

Selain itu, ia mengungkapkan perusahaan juga mempertimbangkan jumlah kunjungan (traffic). Ia menuturkan sejak kehadiran mal baru di sekitar Mal Taman Anggrek, jumlah kunjungan ke Gramedia di Taman Anggrek mulai berkurang lantaran pelanggan mulai tersebar ke pusat perbelanjaan lain.

“Selain sewa, jadi ketika traffic juga sudah mulai kurang pasti kami akan review. Kebetulan kalau misalnya traffic, mungkin juga ke toko terdekat yang lain, mungkin orang-orang ke sana, kesebar. Ketika buka di Mal CP ternyata pelanggannya bukan jadi plus dua, mungkin kalau nambah sedikit,” ucapnya.

Selain itu, Gramedia juga membuka layanan penjualan secara daring (online) yang dapat menjadi pilihan konsumen untuk berbelanja di saat pandemi.

Kabar tutupnya Toko Buku Gramedia di Mal Taman Anggrek ini ramai diperbincangkan di media sosial, Twitter. Banyak pengguna yang menyayangkan penutupan tersebut. Rezza sendiri mengatakan Gramedia di Mal Taman Anggrek sudah berusia kurang lebih 15 tahun.

Salah satunya, pemilik akun @RyanMaulanaR. Ia juga menautkan foto jajaran rak buku kosong di Gramedia Taman Anggrek pada hari penutupan operasi, 24 Oktober 2020.

“Gramedia Mal Taman Anggrek, salah satu toko buku terbesar di Jakarta ditutup sejak hari ini (proses packing), akan diikuti segera penutupan beberapa toko lagi. #gramedia #ripgramedia @gramedia,” tulisnya

Serupa, pemilik akun @ephi juga melampirkan foto jajaran rak buku kosong di Gramedia Taman Anggrek.

“Gramedia Taman Anggrek tutup,” tulisnya disertai dengan emoticon sedih.

Alasan Gramedia Mal Taman Anggrek Tutup

Manajemen PT Gramedia Asri Media, pemilik toko buku Gramedia mengungkapkan sejumlah alasan penutupan gerai di Mal Taman Anggrek.

Public Relations Manager Gramedia Asri Media Rezza Patria Wibowo mengatakan perusahaan memutuskan tidak memperpanjang masa sewa di Mal Taman Anggrek yang habis pada Oktober ini. Gerai Gramedia di Mal Taman Anggrek sendiri sudah berusia kurang lebih 15 tahun.

“Betul tutup. Memang beberapa tempat terutama di mal sewanya sudah habis, kemudian Gramedia tidak melanjutkan lagi sewanya,” ujarnya dilansir CNNIndonesia.com, Senin (26/10).

Pertimbangan perusahaan tidak memperpanjang masa sewa lantaran masih memiliki gerai di dekat kawasan tersebut, yakni gerai di Mal Ciputra dan Mal Central Park (CP). Dengan demikian, pelanggan masih bisa mengunjungi kedua tempat tersebut.

“Pertimbangannya mana yang duluan habis (masa sewa), kebetulan Mal Taman Anggrek yang duluan habis kontraknya. Kemudian di-review dengan sewa dan lain-lain, kami pikir akan lebih baik dengan mempertahankan (gerai) di CP dan Ciputra, karena itu satu jalan satu deret, jadi pertimbangannya itu sewanya bisa kami kurangi,” tuturnya.

Selanjutnya, perusahaan juga mempertimbangkan jumlah kunjungan (traffic) pelanggan sebelum memutuskan untuk memperpanjang atau menghentikan sewa sebuah gerai. Ia menuturkan sejak kehadiran mal baru di sekitar Mal Taman Anggrek, jumlah kunjungan ke Gramedia di Taman Anggrek mulai berkurang lantaran pelanggan mulai tersebar ke pusat perbelanjaan lain.

“Selain sewa, jadi ketika traffic juga sudah mulai kurang pasti kami akan review. Kebetulan kalau misalnya traffic, mungkin juga ke toko terdekat yang lain, mungkin orang-orang ke sana, kesebar. Ketika buka di Mal CP ternyata pelanggannya bukan jadi plus dua, mungkin kalau nambah sedikit,” ucapnya.

Selain itu, perusahaan juga menyediakan saluran belanja daring (online). Layanan ini dapat menjadi pilihan pelanggan yang enggan keluar rumah di tengah pandemi.

Ia mengatakan Gramedia akan memaksimalkan layanan pesan-bayar-antar kepada pelanggan. Dengan fasilitas tersebut, pelanggan Gramedia bisa membeli buku melalui daring tanpa harus mengunjungi gerai.

“Pelanggan bisa kontak customer service di setiap Gramedia, minta bukanya apa, tinggal transfer dan diantar dengan gratis biaya kirim dalam radius 5 Km,” paparnya.

Meski tidak memperpanjang gerai di Mal Taman Anggrek, ia mengungkapkan perseroan berencana membuka sejumlah gerai di luar DKI Jakarta. Gerai baru tersebut menyasar kota atau kabupaten.

Pada 2020, perseroan tercatat telah membuka 3 gerai baru, yakni di Garut, Sukabumi, dan Bali.

“Ada rencana akhir tahun kalau tidak November atau Desember (buka gerai baru) di Purwakarta, jadi total ada 4 gerai baru di tahun ini,” jelasnya.

Berbeda dengan gerai di DKI Jakarta yang kebanyakan berada dalam pusat perbelanjaan, ia mengatakan gerai di kota atau kabupaten didirikan sebagai gerai tunggal. Menurutnya, pembangunan gerai tunggal itu mempertimbangkan kondisi konsumen di daerah.

“Dari awal Gramedia fokus di Jakarta dan kota besar. Mulai ke sini, kami harus sebarkan Gramedia tidak hanya di kota besar karena banyak permintaan ke daerah tingkat II,” katanya. 

Nasib Karyawan Gramedia Mal Taman Anggrek usai Ditutup

Manajemen PT Gramedia Asri Media, pemilik toko buku Gramedia, memastikan tidak ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bagi karyawan yang bertugas di gerai Mal Taman Anggrek. Sebelumnya, manajemen memutuskan tidak memperpanjang masa sewa di Mal Taman Anggrek yang usianya sekitar 15 tahun itu.

“Tidak ada PHK, biasanya kami sebar ke tempat lain yang membutuhkan,” kata Public Relations Manager Gramedia Asri Media Rezza Patria Wibowo dilansir CNNIndonesia.com, Senin (26/10).

Ia memperkirakan jumlah pekerja di gerai Mal Taman Anggrek kurang lebih 30 orang. Angka itu tidak termasuk karyawan outsourcing seperti layanan kebersihan dan satpam.

“Kalau karyawan pasti nanti ada beberapa kami akan sebar di toko sekitar. Jadi, memang karyawan ada yang kontrak dan tetap, kalau karyawan tetap kami sebar dan karyawan kontrak, kalau kontraknya masih ada kami sebar ke tempat lain di sekitar sana,” tuturnya.

Ia mengatakan masa sewa sendiri berakhir pada Oktober 2020. Saat ini, pihak manajemen sudah mulai membereskan buku-buku di gerai tersebut. Kondisi jajaran rak buku kosong di Gramedia Mal Taman Anggrek itu menjadi perbincangan hangat di media sosial, Twitter.

“Sebelum sewa berakhir itu, kami harus mengembalikan (gerai) seperti yang kami sewa dulu. Jadi, ada jeda kami harus tarikin bukunya, kemudian ornamen lampu, plafon kami harus kembalikan normal,” paparnya.

Pertimbangan perusahaan tidak memperpanjang masa sewa lantaran masih memiliki gerai di dekat kawasan tersebut, yakni di Mal Ciputra dan Mal Central Park. Dengan demikian, pelanggan masih bisa mengunjungi kedua tempat tersebut.

Selain itu, ia mengungkapkan perusahaan juga mempertimbangkan jumlah kunjungan (traffic) di gerai Mal Taman Anggrek. Ia menuturkan sejak kehadiran mal baru di sekitar Mal Taman Anggrek, jumlah kunjungan ke Gramedia di Taman Anggrek mulai berkurang lantaran pelanggan mulai tersebar ke pusat perbelanjaan lain.

“Pertimbangannya mana yang duluan habis (masa sewa), kebetulan Mal Taman Anggrek yang duluan habis kontraknya. Kemudian di-review dengan sewa dan lain-lain, kami pikir akan lebih baik dengan mempertahankan (gerai) di CP dan Ciputra, karena itu satu jalan satu deret, jadi pertimbangannya itu sewanya bisa kami kurangi,” katanya.

Lebih lanjut, perusahaan juga menyediakan layanan daring (online) yang memungkinkan pelanggan berbelanja dari rumah.


AG

Source CNNIndonesia

Baca Juga :  Ramalan Zodiak 31 Maret 2021
  • Bagikan