Siswa SD yang Dibunuh Gara-Gara Game Online Dikenal Berprestasi dan Hafiz Alquran

JOMBANG – Tewasnya Alfian Rizky Pratama membuat keluarga sedih. Pasalnya, Alfian justru dibunuh kawannya sendiri gara-gara game online.

Tak hanya bagi keluarga, tewasnya Alfian juga membuat keluarga besar Madarasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Jombang bersedih.

Betapa tidak, korban yang dikenal sebagai siswa berprestasi tersebut hari ini seharusnya mengikuti lomba pidato Bahasa Arab tingkat Provinsi Jawa Timur mewakili Kabupaten Jombang.

Namun takdir berkata lain, Alfian harus tewas akibat dibunuh oleh temannya sendiri. Para guru maupun siswa di sekolah ini bersedih karena rekan dan murid berprestasi di sekolah ini tewas akibat dibunuh oleh tetangganya di obyek wisata Kedungcinet.

Baca Juga :  Mengenang Kembali Sejarah Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945

Para guru sangat menyayangkan terjadinya peristiwa ini, sebab selama ini korban dikenal sebagai siswa yang sangat pandai dan berprestasi. Korban tercatat sebagai siswa yang sudah hafal beberapa juz alquran.

Bahkan sesuai jadwal, hari ini Sabtu (24/10/2020), seharusnya korban berangkat ke Surabaya untuk mengikuti lomba pidato berbahasa Arab tingkat provinsi Jawa Timur.

“Karena berkali-kali menang, Alfian akan ikut lomba pidato Bahasa Arab di provinsi mewakili Kabupaten Jombang. Kami sedih karena hari ini ternyata Alfian sudah tiada,” jelas Kepala MIN 1 Jombang, Lilik Nasfiatin.

Baca Juga :  Kebakaran Gedung Disdik Kota Bekasi Diduga Akibat Korsleting

Diketahui, Alfian Rizky Pratama siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Jombang harus meregang nyawa usai dibunuh oleh kawannya sendiri, AR (16) warga Kecamatan Kota Jombang.

Ironisnya, motif pembunuhan tersebut dilatarbelakangi oleh masalah game oline antara korban dengan tersangka. Diketahui, Alfian ditemukan tewas setelah pergi wisata ke Kedungcinet di Desa Klitih Kecamatan Plandaan Jombang pada hari Rabu pagi.


Okezone

Cakrawala Rafflesia