5.488 KK Penerima Bantuan Kabupaten Kepahiang Diragukan

  • Bagikan
e078023d blt

Kepahiang Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Bengkulu telah menerbitkan hasil audit terhadap penyaluran Sembako Covid 19 bersumber dari APBD Kabupaten Kepahiang TA 2020.

Hasilnya, 2.864 Kepala Keluarga (KK) terdata menikmati 2 jenis bantuan sekaligus.
Rinciannya, 281 KK juga terdata sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan sembako Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), 568 KK Bantuan Sosial Tunai (BST) pemerintah pusat dan 2.015 KK beririsan dengan BLT DD.

Selain itu juga ditemukan, 2.624 KK penerima bantuan diketahui tidak dilengkapi NIK (tidak lengkap atau NIK kurang). Dikonfirmasi, Kamis (22/10/2020) Plt Inspektur Inspektoerat daerah (Ipda) Kepahiang, Hairah Aryani, S.Sos, M.Mpd sebagai tindaklanjut Dinsos diminta melakukan verifikasi ulang melibatkan kecamatan dan Kades terhadap 2.864 KK penerima bantuan ganda.

Baca Juga :  Nuniek Yustutia, M.T.Pd terpilih secara Aklamasi memimpin DPW FKPKBM PROV. BENGKULU PERIODE 2021-2026

“Memang sekarang penyaluran bantuan Covid yang bersumber dari APBD Kepahiang sudah tuntas, verifikasi dilakukan untuk keperluan data ke depannya. Sehingga ketika adanya penyaluran kembali, bisa dipastikan masyarakat hanya menerima 1 bantuan saja,” kata Hairah.

Adapun data 2.624 KK tak valid, juga diverifikasi. Dikatakannya, untuk kevalidan data merupakan tugas bersama. Karena itu ke depan diminta adanya pendataan ulang dari Dinsos Kepahiang yang nantinya akan menjadi acuan data.

“Saya yakin masyarakat Kepahiang yang layak seluruhnya sudah menikmati bantuan, baik bersumber dari APBD kabupaten ataupun sumber lainnya. Tapi alangkah baiknya kalau data penyaluran yang kita lakukan itu tidak tumpangtindih dan tepat sasaran,” demikian Hairah.

Data Penerima Bantuan Ganda

Baca Juga :  Gunung Merapi 3 Kali Luncurkan Awan Panas

Bantuan Ganda                KK        Total
PKH dan sembako BPNT    281        –
BST pemerintah pusat      568        –
BLT DD                            2.015     –
Jumlah – 2.864
NIK tak Lengkap                –          2.624
Data Tak Valid                    –         5.488
Sumber: audit BPKP Ipda Kepahiang Oktober 2020


AG

Source radarkepahiang

  • Bagikan