Surat Pendek yang Dibaca Rasulullah Disaat Terkena Sihir

SafelinkU | Shorten your link and earn money

Islami Surat An-Naas dan Al-Falaq turun bersamaan untuk menyembuhkan Nabi Muhammad dari sakit parah akibat sihir. Dua surat ini sama memiliki ayat pendek dan mudah dihafal yang berfungsi sebagai ayat mengusir guna-guna orang yang dengki.

Muhammad Yasir dan Nurkholis Ridwan dalam Ensiklopedi Juz Amma menceritakan Nabi Muhammad menderita sakit parah. Lalu, dua malaikat mendatangi beliau.

Kedua malaikat itu membawa perintah dari Allah agar beliau pergi ke sebuah sumur untuk dikeringkan airnya. “Di bawah batu sumur itu tersimpan sebuah kotak yang dipakai tukang sihir untuk menyihir nabi,” katanya.

Pada pagi harinya,  Nabi Muhammad mengutus Ammar bin Yasir serta beberapa sahabat untuk pergi ke sumur tersebut. Ketika sampai mereka melihat airnya berwarna merah kecoklatan. Segera mereka menimba airnya, mengangkat batunya, mengeluarkan sebuah kotak kecil dari dalamnya, lalu membakarnya.

Baca Juga :  Memahami Apa Arti Zuhud

Ternyata di dalamnya terdapat seutas tali yang memiliki 11 ikatan. Allah Subhanahu Wa Ta’ala lalu menurunkan surat An-Naas dan Al-Falaq. Setiap kali Nabi Muhammad membaca satu dari kedua surat itu terurailah satu simpul, sampai akhirnya sihir itu pun hilang dari tubuh Nabi Muhammad.

Di dalam buku Hadits Shahih Bukhari dan Muslim, diceritakan penyebab turunnya surat An-Naas. Seorang laki-laki Yahudi membuatkan sesuatu terhadap Nabi Muhammad SAW sehingga beliau sakit parah. Tatkala para sahabat menjenguk, mereka meyakini Nabi Muhammad SAW telah terkena sihir. Malaikat Jibril kemudian turun membawa al-mu’awwidzatain (surat al-Falaq dan an-Naas) untuk dibaca sebagai penyembuh. 

Baca Juga :  Lakukan 5 Hal Ini Agar Rezeki Suamimu Mengalir Deras!

“Akhirnya Nabi Muhammad pun kembali sehat,” katanya.

Apakah sihir itu? Sihir adalah suatu tipuan yang luar biasa dalam pandangan orang yang melihatnya. Orang yang melihatnya tidak mengetahuinya.

Manusia merupakan makhluk yang sangat lemah. Orang banyak yang merasa takut dan melindungi dirinya dengan senjata. Padahal dengan senjata itu manusia tidak akan bisa terhindar dari kejahatan. 

Allahlah yang Maha Berkehendak dan Maha Melindungi. Allahlah yang akan melindungi kita dari segala sesuatu yang menakutkan, baik yang tersembunyi maupun yang terlihat dengan mata. Hanya Allah yang dapat menjauhkan kita dari rasa takut, khawatir, sedih, atau ragu-ragu.

Memang banyak manusia yang memiliki sifat iri dan dengki di dalam hatinya. Hati dan tingkah laku mereka telah dikuasai setan, mereka melakukan kejahatan kepada orang lain melalui sihir. Karena itu banyak orang yang dianiaya dan ditindas oleh orang lain. 

Baca Juga :  Makna Hari Raya Iduladha, Qurban Memperkuat Rohani

“Ada juga orang yang menggunakan sihir dan guna-guna untuk menghancurkan orang lain dengan bantuan dukun atau tukang sihir. Na’udzubillah, kejam sekali itu orang itu,” kata Yasir dan Nurkholis dalam bukunya.

Maka dengan surat inilah (An-Naas dan Al-Falaq) Allah meminta kita memohon perlindungan kepadanya. Allah akan memberikan kelapangan hati, kesenangan dan ketenangan. Hanya Allah yang mengetahui kejahatan di hati orang yang dengki. 

“Sebelum kejahatan itu menimpa kita, mintalah Allah melindungi kita dengan membaca surat ini sesering mungkin,” katanya.


REpublika