Terduga Pelaku Curanmor Tewas, Keluarga Akan Lapor Ke Polda Bengkulu

Terduga Pelaku Curanmor Tewas, Keluarga Akan Lapor Polda
Foto/Dok RK : Jenazah almarhum Riandi Hasanusi saat dijemput keluarganya dari RSUD Lebong dan dibawa ke rumah duka.
Realshtmobi | Shorten your link and earn money

Lebong, Bengkulu — Tewasnya Riandi Hasanusi (23) selaku terduga pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) yang diamankan Polres Lebong tampaknya berbuntut panjang.

Pasalnya, pihak keluarga merasa ada kejanggalan dari kematian Riandi. Rencananya pihak keluarga akan melaporkan hal ini ke Polda Bengkulu dalam waktu dekat.

Lapak Somplaq | Pusatnya Fashion Terlengkap

“Insya Allah (Lapor Polda). Kami masih menyiapkan apa-apa dulu yang harus disiapkan dan rembuk keluarga dalam waktu dekat ini,” kata salah satu kerabat Riandi, Medi Suhandra yang dihubungi melalui pesan WhatsApp, Kamis (15/10/2020).

Terlebih lagi dari pemberitaan media online, terkait penangkapan Riandi dan rekannya GS (20) oleh Polsek Bermani Ilir tanpa perlawanan. Bahkan dari foto berita tersebut, keduanya dalam keadaan sehat karena tidak ada perlawanan saat ditangkap.

Baca Juga :  Dukung Adaptasi Kebiasaan Baru, Bupati Bengkulu Selatan Bagi Masker ke Sekolah

“Posisi penangkapan di Kepahiang. Dindo (Riandi, red) dalam keadaan sehat dan tidak ada perlawanan,” tambahnya.

Dari data yang berhasil dihimpun, pihak keluarga sempat memeriksa kondisi jenazah Riandi saat tiba di rumah duka. Selain menemukan 2 bekas luka tembak pada kedua kaki, ditemukan juga luka lebam pada kening, telinga serta punggung belakang.

Baca Juga :  Provinsi Bengkulu Belum Buka Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang IV

Untuk diketahui, Riandi dan GS berhasil diamankan oleh Polsek Bermani Ilir Kepahiang saat membawa motor hasil curian diwilayah Polsek Lebong Utara (12/10/2020). Oleh anggota jajaran Polres Lebong kemudian dijemput dan dibawa ke Kabupaten Lebong guna proses pengembangan. Saat pengembangan keduanya diklaim berusaha melarikan diri.

Baca Juga :  IDI Sarankan Desember ini Sekolah Di Bengkulu Dibuka

Hingga akhirnya terpaksa dilumpuhkan petugas dengan timah panas. Keduanya sempat dibawa ke rumah sakit untuk mengeluarkan proyektil peluru. Dan kembali dibawa ke Polres Lebong setelah dinyatakan pihak rumah sakit hanya perlu rawat jalan.

Namun saat menjalani pemeriksaan di Polres Lebong Riandi drop dan dilarikan ke rumah sakit hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.


AG

Source Radarkepahiang.id